Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mayat Perempuan di Kamar Kos Jl Tidung Mariolo Makassar Diautopsi

Kematian perempuan asal Toraja Utara yang masih berstatus mahasiswi di kartu identitasnya itu, diduga janggal.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
Saat Polisi olah TKP penemuan mayat wanita dalam kamar kos Jl Tidung Mariolo, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (13/5/2026). Jenazah diotopsi untuk ungkap penyebab kematiannya, Kamis (14/5/2026). (Dok. Dokpol Biddokkes Polda Sulsel 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang wanita berinisial KS (24) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Jl Tidung Mariolo, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kematian perempuan asal Toraja Utara yang masih berstatus mahasiswi di kartu identitasnya itu, diduga janggal.

Kedokteran Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel pun mengautopsi jenazah almarhum untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya.

"Jadi sampai detik ini belum melapor dari pihak korban, jadi sementara proses autopsi ini," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/5/2026)

Ismail mengaku, pihaknya saat ini belum dapat menarik kesimpulan atas meninggalnya KS.

Sebab, proses otopsi kata dia masih berlangsung dan hasilnya belum keluar.

"Kita belum bisa menduga apakah kekerasan ataukah bunuh diri atau apa, nanti sambil menunggu hasil autopsinya," ujarnya.

Dugaan kematian tidak wajar muncul setelah ditemukan adanya bantal di atas kepala almarhum.

KS pertama kali ditemukan meninggal dunia, oleh tetangga kosnya, Rabu (13/5/2026) kemarin.

"Iya betul, jadi bantal ada di atas kepala, jadi menurut saksi sudah tiga hari, sudah berbau," sebutnya.

Saat itu, tetangga kos sedang menyapu di depan kamar korban dan mencium bau tidak sedap berasal dari dalam kamar kos tersebut. 

Saksi, kata Ismail, kemudian mencoba mengetuk pintu kamar korban namun tidak mendapatkan jawaban.

"Jadi ada laki-laki menyapu di depan kamarnya dia merasakan bau yang tidak sedap, sehingga dia gedor-gedor pintu tidak dibuka," imbuhnya.

Karena merasa curiga, saksi mengambil tangga untuk melihat kondisi di dalam kamar korban dari bagian atas bangunan kos tersebut.

"Akhirnya dia ambil tangga. Dia panjat, ternyata sudah meninggal, langsung saksi melaporkan ke pak RT. Sehingga menyampaikan ke Polsek," ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved