Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lontara+ Makin Luas, Pemkot Makassar Siapkan Integrasi SPMB dan Layanan Publik

Dinas Pendidikan menjadi prioritas utama pengembangan tahun ini, khususnya untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). 

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat melaunching Program Lontara+ di Kapal Pinisi pada Juli 2025 lalu. Lontara+ jadi aplikasi layanan publik masyarakat Kota Makassar. (Dok Tribun Timur) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Pemerintah Kota Makassar terus memaksimalkan pemanfaatan aplikasi Lontara+.

Ke depan, Lontara+ tidak hanya berfungsi sebagai kanal aduan, tetapi juga menjadi pusat integrasi layanan strategis lintas perangkat daerah. 

Termasuk pendidikan, kependudukan, hingga perizinan.

Staf Ahli Pemkot Makassar Andi Gita Namira menyampaikan, pengembangan Lontara+ selanjutnya akan difokuskan pada integrasi layanan dari lima SKPD. 

Dinas Pendidikan menjadi prioritas utama pengembangan tahun ini, khususnya untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). 

Tahun lalu, pelaksanaan SPMB masih menyisakan sejumlah catatan, mulai dari gangguan sistem hingga kendala teknis lainnya.

"Tahun ini, Pemkot Makassar menyiapkan sistem SPMB secara lebih matang dengan strategi bisnis dan teknis yang diperbarui," kata Andi Gita, Kamis (26/2/2026). 

Server akan dipisah berdasarkan jenjang PAUD, SD, dan SMP, guna mengurangi beban sistem dan meminimalkan potensi server down.

SPMB nantinya akan diakses melalui website terintegrasi Lontara+, mengingat skema pendaftaran yang panjang dan bertahap. 

Sementara itu, aplikasi Lontara+ akan menampilkan informasi pendukung, seperti live ranking pendaftar dan data bangku kosong di sekolah.

Tak hanya itu, Lontara+ juga menyediakan tombol aduan khusus SPMB

Jika masyarakat mengalami kendala selama proses pendaftaran, laporan dapat langsung masuk dan ditangani secara real time.

Pihaknya juga menyiapkan dashboard monitoring dan evaluasi khusus untuk wali kota.

Sehingga proses SPMB dapat diawasi secara langsung, termasuk mendeteksi potensi kecurangan di sekolah.

Selain Disdik, Pemkot Makassar juga akan mengintegrasikan layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) ke dalam Lontara+.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved