Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi Dianiaya Senior

Alasan Pembinaan Senior ke Junior, Bripda Pirman Aniaya Bripda DP hingga Tewas

Bripda P alias Pirman, telah ditetapkan tersangka kasus penganiayaan yang merenggut nyawa juniornya Bripda DP, pada Minggu (22/2/2026).

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
POLISI DIANIAYA - Kolase foto semasa hidup Bripda DP (19) dan saat jenazahnya dikeluarkan dari dalam ruang Autopsi RS Bhayangkara Makassar dan diberangkatkan ke Pinrang, Sulawesi Selatan, Minggu (22/2/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Peristiwa penganiayaan itu, disebut terjadi di asrama Ditsamapta Polda Sulsel, tempat Bripda P dan Bripda DP tinggal dan berdinas.
  • Bripda P adalah lulusan Bintara Polri 2024, sementara korban Bripda DP lulusan rekrutmen yang sama di tahun berikutnya, 2025.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Terungkap alasan Bripda Pirman menganiaya juniornya Bripda DP (19) hingga meninggal dunia di asrama Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sulsel.

Bripda P alias Pirman, telah ditetapkan tersangka kasus penganiayaan yang merenggut nyawa juniornya Bripda DP, pada Minggu (22/2/2026).

Peristiwa penganiayaan itu, disebut terjadi di asrama Ditsamapta Polda Sulsel, tempat Bripda P dan Bripda DP tinggal dan berdinas.

Bripda P adalah lulusan Bintara Polri 2024, sementara korban Bripda DP lulusan rekrutmen yang sama di tahun berikutnya, 2025.

Setelah lulus, keduanya mendapat penempatan tugas di Ditsamapta Polda Sulsel.

Ditsamapta bertugas membina dan menyelenggarakan fungsi kepolisian umum.

Meliputi Turjawali (Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli), pengamanan unjuk rasa, pengendalian massa (Dalmas), serta bantuan satwa.

Baca juga: Kapolda Sulsel Rahasikan Pasal Dikenakan Bripda Pirman Tersangka Pembunuhan

Ditsamapta juga bertindak sebagai garda terdepan preventif dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban umum.

Kematian Bripda DP cukup menggemparkan penghuni asrama yang terletak di halaman belakang Markas Polda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Tak sedikit dari rekan seangkatan dan senior Bripda DP yang hadir di RSUD Daya, rumah sakit tempat pertama Bripda DP dirawat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Bripda DP pun dibawa ke RS Bhayangkara Makassar, untuk diautopsi.

Dalam kasus itu Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menghadiri pemakaman Bripda DP di Kabupaten Pinrang, Senin (23/2/2026) kemarin.

Setelah upacara pemakaman, Jenderal bintang dua ini pun bergegas ke Mapolres Pinrang menggelar konferensi pers.

Dalam konferensi pers itu, orang nomor satu di Polda Sulsel itu mengumumkan bahwa Bripda DP meninggal dunia akibat dianiaya seniornya Bripda P.

Bripda P ditetapkan tersangka utama setelah ditemukan kesesuaian antara keterangan pelaku dan hasil pemeriksaan medis.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved