Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Makassar

Cuaca Ekstrem, EWS Jadi Andalan BPBD Makassar Antisipasi Banjir

Fadli mengingatkan, pada tahun lalu Makassar sempat dilanda banjir besar sebanyak dua kali, yakni pada akhir Desember dan awal Februari

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Siti Aminah
Kepala Pelaksana BPBD Makassar M Fadli Tahar diwawancara di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Selasa (24/2/2026). Fadli menjelaskan mitigasi bencana saat cuaca ekstrem. 

Munafri menyoroti kondisi sejumlah pohon di Kota Makassar yang dinilai sudah berusia tua dan rentan tutumbang

Ia menjelaskan, banyak pohon yang akarnya terhimpit konstruksi beton di sekitarnya.

Sehingga tidak lagi memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh dan mencengkeram tanah dengan kuat.

Akibatnya, saat hujan deras disertai angin kencang, pohon tidak patah pada bagian batang, melainkan tercabut hingga ke akar. 

“Beberapa kejadian pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya memang sudah tidak kuat menopang beban. Ini yang harus kita waspadai bersama,” jelasnya.

Masyatakat diharapkan menghindari aktivitas di sekitar pohon besar saat cuaca ekstrem. 

Bagi Munafri, kewaspadaan terhadap potensi bencana adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat di Kota Makassar. (*) 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved