Makassar Mulia
Anak dan Ibu Terdampak Banjir di Makassar Dapat Psikoedukasi dari Melinda Aksa
Ringkasan Berita:
- Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, hadir menemani ibu dan anak korban banjir di Masjid Al-Muttaqin, Kelurahan Manggala.
- Bersama DP3A Kota Makassar, kegiatan ini memberi psikoedukasi, mendengar keluhan warga, dan mengajarkan cara mengelola stres pasca bencana, sambil mendorong optimisme ibu untuk pemulihan anak.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, turun langsung menemui warga terdampak banjir di Masjid Al-Muttaqin, Kelurahan Manggala, Jumat (27/2/2026).
Bunda PAUD Kota Makassar ini memberikan motivasi sekaligus psikoedukasi untuk perempuan dan anak-anak.
Ia berinteraksi langsung dengan para penyintas muda yang duduk berjajar di atas karpet merah, memegang balon pastel dan bingkisan makanan ringan.
Wajah mereka tampak ceria, sebagian tersenyum lebar, ada yang antusias berceloteh.
Kegiatan ini digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar sebagai upaya mendukung pemulihan psikologis pasca banjir.
Hadir pula Kepala DP3A Ita Isdiana Anwar, Camat Manggala Ahmad, Lurah Manggala Sukri Abbas, para penyintas, serta pengurus RT/RW setempat.
Dalam sesi edukasi, warga dibimbing mengatasi beberapa hal, seperti:
-Mengelola stres
-Mengurangi trauma
Membangun kembali rasa aman di lingkungan keluarga
“Banjir mungkin telah surut, tetapi perasaan sedih dan trauma bisa saja masih tertinggal. Karena itu, pendampingan seperti ini sangat penting agar ibu dan anak bisa kembali merasa tenang dan kuat," kata Putri Pendiri Bosowa Corp, H.M. Aksa Mahmud ini.
Bunda Forum Anak Kota Makassar ini juga mengajak para ibu tetap menjadi sumber ketenangan bagi keluarga.
Menurut Melinda Aksa, semangat seorang ibu berpengaruh terhadap pemulihan anak.
Melinda mengapresiasi inisiatif DP3A Kota Makassar yang cepat menghadirkan layanan psikoedukasi.
Banjir terjadi setelah hujan deras di Makassar dan sekitarnya di akhir Februari 2026.
Pada sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan keluhan.
Beberapa ibu masih khawatir jika hujan kembali turun.
“Sekarang kalau hujan deras dan tidak berhenti, kami tidak bisa tenang. Takut air kembali meluap dan merendam rumah," kata salah satu warga, Nurul.
Beberapa warga juga mengeluhkan kerusakan perabot dan gangguan aktivitas anak.
Menanggapi hal tersebut, Melinda menegaskan TP PKK Kota Makassar akan terus bersinergi dengan pemerintah dan OPD terkait.
“Insyaallah, kami hadir bukan hanya untuk memberi semangat, tetapi juga siap mendengar. Setiap masukan akan kami koordinasikan agar bisa menjadi perhatian bersama dan semoga kita segera menemukan solusi," katanya.
Kepala DP3A Ita menambahkan pihaknya akan terus berkolaborasi dengan PKK untuk kegiatan serupa agar warga, terutama ibu dan anak, segera pulih secara psikologis dan sosial. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-1-Maret-Melinda.jpg)