TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Melayani warga dengan tulus menjadi prinsip yang dipegang Nurdiana Bakri selama menjabat sebagai Ketua RT 003 RW 004 Kelurahan Camba Berua, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar.
Perempuan kelahiran Gowa, 1 Juni 1991 itu kini memasuki periode keduanya memimpin lingkungan yang dihuni 42 kepala keluarga (KK).
Kepercayaan tersebut kembali diberikan warga karena Nurdiana dinilai aktif membantu berbagai kebutuhan masyarakat serta konsisten menjalankan program-program lingkungan di wilayahnya.
Bagi Nurdiana, jabatan ketua RT bukan sekadar amanah administratif, tetapi juga ruang untuk hadir membantu warga dalam berbagai persoalan sehari-hari.
Ia mengaku selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam urusan administrasi maupun kebutuhan masyarakat lainnya.
"Kalau ada warga datang minta tolong, saya bantu. Tidak pernah saya persulit warga," ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Menurut Nurdiana, sikap terbuka dan pelayanan yang tidak berbelit menjadi salah satu alasan warga kembali mempercayainya memimpin RT 003 RW 004.
"Mereka bilang kalau saya jadi RT lagi karena selama ini apa pun urusannya tidak pernah dipersulit. Saya bekerja dengan tulus dan semuanya saya lakukan secara transparan," katanya.
Di luar aktivitasnya sebagai ketua RT, Nurdiana sehari-hari berjualan makanan ringan di Pasar Cidu.
Usaha yang menjajakan berbagai makanan seperti kebab dan aneka camilan goreng itu telah dijalankannya hampir lima tahun.
Meski disibukkan dengan aktivitas berdagang, ia tetap aktif mengurus lingkungan bersama RT/RW dan warga setempat.
Salah satu program yang menjadi perhatian di wilayahnya adalah pengelolaan sampah berbasis pemilahan organik dan non-organik.
Untuk mendukung program tersebut, setiap rumah tangga mendapatkan dua tempat sampah berbeda yang disiapkan secara swadaya oleh pengurus RT dan RW.
"Kami patungan RT/RW bagikan ke warga tempat sampah supaya mereka lebih semangat," ujarnya.
Sampah non-organik seperti botol plastik dan kaleng kemudian dikumpulkan untuk disetorkan ke bank sampah, sedangkan sampah organik diangkut petugas kebersihan setiap hari.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Kesadaran warga dalam memilah sampah terus meningkat dari waktu ke waktu.
"Alhamdulillah, warga sekarang lebih antusias, lebih terpilah sampahnya," katanya.
Selain pengelolaan sampah, warga RT 003 RW 004 juga mengembangkan kebun lorong atau urban farming yang ditanami berbagai jenis sayuran dan tanaman produktif, seperti sawi, kangkung, cabai, jahe, dan serai.
"Sudah mulai bertumbuh," ujarnya.
Nurdiana menuturkan, kebersamaan warga menjadi modal utama dalam menjalankan berbagai program lingkungan.
Karena itu, kerja bakti rutin digelar setiap pekan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan permukiman.
Menurutnya, keberhasilan berbagai program yang berjalan saat ini tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat.
"Alhamdulillah warga di sini kompak. Kami siapkan tempat sampah bersama-sama, warga juga semangat memilah sampah dan ikut mendukung setiap program yang dijalankan," tuturnya.
Di tengah kesibukannya sebagai ketua RT dan pedagang, Nurdiana tetap menyempatkan diri menyalurkan hobinya bernyanyi.
Kegiatan itu biasanya dilakukan bersama warga dan RT/RW lainnya sebagai sarana mempererat kebersamaan.
"Biasa kita buat acara karaoke bersama RT dan Bu RW, sebagai hiburan," ucapnya sambil tertawa.
Profil Singkat:
Nama : Nurdiana Bakri
Jabatan: Ketua RT 003 RW 004 Kelurahan Camba Berua
Tempat Tanggal Lahir: Gowa, 1 Juni 1991
Alamat: Jalan Sabutung Baru
Pendidikan: SMA Hangtuah Makassar
Pekerjaan: Ketua RT dan Pedagang
Hobi: Menyanyi
Jumlah Penduduk: 42 KK