Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

NU, Muhammadiyah Siapkan Ratusan Muballigh

Selain NU dan Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah juga mengerahkan 250 dai di Kota Makassar.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
RAMADHAN - Headline Tribun Timur edisi Senin (9/1/2026). Ratusan muballigh disiapkan mengisi ceramah dan berbagai aktivitas keagamaan di masjid hingga lingkungan masyarakat. 

“Persiapan muballigh NU pada Ramadan tahun ini hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Prof Muammar.

Dari sisi dakwah, NU menekankan pendekatan yang inklusif dan berlandaskan prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah.

Dakwah diarahkan untuk memperkuat moderasi, toleransi, dan kebersamaan umat.

Di sisi lain, Wahdah Islamiyah Makassar menggelar Penataran Seputar Ramadan (PSR) 1447 Hijriah sebagai bagian dari persiapan dakwah. Kegiatan di Masjid Raya Bukit Baruga, Makassar.

Sekretaris DPD Wahdah Islamiyah Makassar, Muhammad Istiqamah, mengatakan PSR menjadi momentum pembekalan umat menyambut Ramadan. Kegiatan ini juga dirangkaikan Gerakan Sejuta Dai.

“Melalui gerakan ini, kami ingin memperluas jangkauan dakwah hingga ke masyarakat yang belum tersentuh pembinaan,” ujarnya.

Selama Ramadan 2026, Wahdah Islamiyah mengerahkan sekitar 250 dai di Makassar. Secara nasional, jumlah dai dan daiah yang diturunkan mencapai ribuan orang.

Para dai tersebut bertugas mengisi ceramah, pembinaan umat, pengajaran Alquran, serta pengajian ibu dan anak. Seluruh kegiatan dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada umat.

DPD Hidayatullah Makassar juga melanjutkan program dakwah rutinnya selama Ramadan 2026.

Fokus utama diarahkan pada pengisian ceramah Ramadan dan khatib salat Jumat.

Kepala Departemen Dakwah dan Pelayanan Umat DPD Hidayatullah Makassar, Syamsul, mengatakan pihaknya menurunkan 10 dai yang tersebar di 10 kecamatan di Makassar.

Program tersebut dikenal dengan sebutan Da’i Lorong. Program ini bekerja sama dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar.

“Setiap pekan ada ceramah dan mengaji. Program ini akan berlanjut selama Ramadan,” kata Syamsul.

Selain itu, Hidayatullah juga aktif mengisi kajian di rumah rehabilitasi narkoba, pembinaan rumah Qur’an, dan majelis Qur’an di setiap kecamatan.

Ketua Hidayatullah Makassar, Dr Irfan Yahya, menekankan pentingnya pendekatan spiritual dalam dakwah. Dakwah diharapkan mampu menyentuh akal dan jiwa masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved