Proyek Sungai Tello
Proyek Rp16,8 Miliar Sungai Tello Diprotes, Lukman B Kady Semprot Kontraktor di RDP DPRD Sulsel
RDP Komisi D DPRD Sulsel soal proyek Sungai Tello berlangsung panas. Lukman B Kady menuding adanya intimidasi terhadap warga.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ia meminta agar ditunjukkan bukti jika dirinya atau anggotanya pernah mengucapkan ancaman tersebut.
“Kalau ada anggota saya mengatakan seperti itu, saya mau ditunjukkan yang mana orangnya,” ujarnya.
Mirdas mengaku tidak terima dianggap sebagai kontraktor yang arogan.
“Saya tidak terima itu pak. Kami tidak pernah lakukan itu,” katanya.
Sebelum bantahan Mirdas disampaikan, Lukman sempat izin ke toilet.
Namun ia mengaku mendengar bantahan tersebut.
Lukman kemudian kembali dan meminta izin berbicara.
“Tabe, saya di toilet tadi dengar pak Misdar bilang tidak ada anggota ta bilang timbun dengan pemilik. Banyak buktinya di ibu (Roslina). Hati-hati loh pak Misdar, ini banyak buktinya,” kata Lukman.
Saat Mirdas mempersilakan, Lukman melanjutkan dengan nada tinggi.
“Ada video, ada suara. Saya tidak berani mengucapkan kalau tidak ada bukti. Jangan bapak sok. Terlalu sok bapak sebagai kontraktor, menghina yang lemah,” ujarnya sambil menunjuk.
Usai RDP, Lukman menegaskan dirinya tidak berbicara berdasarkan emosi.
“Jadi saya bukan emosi, cuma saya tidak sukanya, saya berbicara ini berdasarkan fakta,” kata legislator Partai Golkar itu.
Ia menyebut, jika bukti rekaman tersebut dipersoalkan, pihaknya siap turun langsung ke lapangan.
“Kalau fakta rekaman video itu salah, nanti kita ke lapangan. Tidak mungkin bukan orangnya kalau bukan punyanya di situ. Paling tidak suruhan dia untuk mengawasi di sana,” ujarnya.
Lukman menilai penimbunan lahan warga yang belum dibayar ganti rugi merupakan bentuk intimidasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-8-JANUARI-DPRD-SULSEL-LUKMAN.jpg)