Proyek Sungai Tello
Duduk Perkara hingga Komisi D DPRD Sulsel Minta Proyek Tanggul dan Jalan Sungai Tello Dihentikan
Pelaksanaan proyek selama 170 hari kalender dengan nilai Rp16,8 miliar bersumber dari APBD 2025.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Komisi D DPRD Sulsel meminta penghentian sementara proyek pembangunan tanggul dan jalan inspeksi Sungai Tello di Kelurahan Tello Baru, Makassar, menyusul keberatan salah satu warga yang mengaku ahli waris belum menerima ganti rugi.
- Proyek senilai Rp16,8 miliar bersumber dari APBD 2025 dan sudah hampir rampung.
- RDP pada Rabu (7/1/2026) menyoroti perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan proyek, termasuk dugaan ketidaksesuaian kewenangan serta tidak adanya dana pembebasan lahan.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi D DPRD Sulsel meminta proyek pembangunan tanggul dan jalan inspeksi Sungai Tello di Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, dihentikan sementara.
Proyek tanggal kontrak 14 Juli 2025 menuai polemik lantaran salah satu warga yang mengklaim ahli waris mengaku belum menerima ganti rugi.
Pelaksanaan proyek selama 170 hari kalender dengan nilai Rp16,8 miliar bersumber dari APBD 2025.
Proyek penimbunan jalan sudah hampir rampung.
Penghentian sementara merupakan kesimpulan yang ditetapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor sementara DPRD Sulsel, Jl AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang Makassar, Rabu (7/1/2026).
RDP dipimpin Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kadir Halid, didampingi Sekretaris Abdul Rahman H Tompo dan sejumlah anggota komisi.
Hadir Misnayanti selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan.
Mirdas selaku kontraktor dari PT Yosiken Inti Perkasa.
Baca juga: Kursi Ketua DPRD Sulsel Lepas, Taufan Pawe Tak Maju Lagi Calon Ketua Golkar
Sementara dari kubu ahli waris yang mengklaim pemilik lahan, Roslina (37) dan keluarga didampingi Ismail dari LBH Makassar.
Kadir Halid, Abdul Rahman H Tompo dan anggota komisi D lainnya mencecar Misnayanti dan Misdar.
Mulai dari perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan proyek ditanyakan Kadir Halid Cs.
"Ibu Misna coba dijelaskan dulu tahun 2025 sudah berapa meter dikerjakan, coba dijelaskan dulu," pinta Kadir ke Misnayanti.
"Untuk yang dilaksanakan pada 2025 itu sepanjang 1.275 meter," jawab Misna.
Kadir melanjutkan pertanyaannya yang sama untuk pengerjaan pada 2024.
"Sama sebenarnya pak ketua, hanya saja terkendala di lahan itu tadi, kurang 100 meter, jadi 1.175 meter," jawab Misnayanti.
| Persis Solo Incar Rassambek Akhmatov eks Bidikan PSM Makassar, Harga Pasaran Rp5,21 M |
|
|---|
| Yotta! Ekspansi ke Nipa-Nipa Antang, Hadirkan Outlet Megah 2 Lantai dan Menu Kopi Eksklusif |
|
|---|
| Mayoritas Kader Minta Musda Golkar Sulsel Digelar Terbuka, Muhidin Dorong Aklamasi |
|
|---|
| Perdana Gunakan Gembok Baru, Dishub Makassar Tertibkan Parkir Liar di Balai Kota |
|
|---|
| DPRD Sulsel Minta Proyek Tanggul Sungai Tello Makassar Dihentikan Sementara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-01-07-Ketua-Komisi-D-DPRD-Sulsel-Kadir-Halid-memimpin-RDP.jpg)