DPRD Makassar
Soroti Isu Viral vs Substansial, Arief Wicaksono Tantang DPRD Makassar Perkuat Analisis Data
Akademisi Arief Wicaksono menekankan DPRD Makassar harus cermat membedah isu viral dan persoalan substansial di masyarakat.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Menururnya, membaca isu berarti memiliki kepekaan sosial.
DPRD Makassar dituntut hadir di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi secara langsung melalui reses, dialog publik, kunjungan lapangan, maupun forum musyawarah.
Aspirasi rakyat bukan hanya untuk didengar, tetapi harus ditindaklanjuti melalui kebijakan nyata yang tepat sasaran dan berkeadilan.
Merespons aspirasi juga berarti berani mengambil sikap.
DPRD harus mampu menyuarakan kepentingan rakyat secara objektif, kritis, dan konstruktif, sekaligus menjaga sinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
"Setiap masukan, kritik, dan harapan masyarakat merupakan energi positif untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan di Kota Makassar" ujar Supratman.
DPRD Makassar berkomitmen memperkuat peran representatifnya agar aspirasi masyarakat menjadi dasar dalam penyusunan regulasi daerah, penganggaran, serta pengawasan program pembangunan. (*)
| Ketua DPRD Makassar Antar Ibunda Berangkat Haji |
|
|---|
| Pekuburan di Makassar Sudah Penuh, Legislator Muchlis Misbah: Pemkot Segera Antisipasi |
|
|---|
| Kantor DPRD Makassar Terapkan Sistem Pilah Sampah, Wujud Nyata Dukungan Program Wali Kota |
|
|---|
| Masalah Air di Makassar Tak Pernah Tuntas, Ray Suryadi: Persoalan Sudah Berpuluh-puluh Tahun |
|
|---|
| Tri Sulkarnain Ingatkan Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih Saat Tertibkan Gudang dalam Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-12-24-DPRD-MKS-123.jpg)