DPRD Makassar
Pekuburan di Makassar Sudah Penuh, Legislator Muchlis Misbah: Pemkot Segera Antisipasi
Menurut legislator Hanura Makassar ini, Pemerintah Kota Makassar telah menjajaki penyediaan lahan baru di Maros.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketersediaan lahan pekuburan di Kota Makassar semakin terbatas.
Sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada saat ini disebut sudah mendekati kapasitas maksimal.
Anggota DPRD Makassar, Muchlis Misbah, mengungkapkan, kondisi ini menjadi perhatian serius.
Apalagi, hampir seluruh lahan pekuburan di beberapa wilayah sudah penuh.
Diketahui, Kota Makassar saat ini memiliki enam lokasi tempat pemakaman umum.
Antara lain di Sudiang, Beroanging, Kampung Dadi, Panaikang (dua lokasi), dan Antang.
“Pekuburan di Kota Makassar sudah mulai penuh, seperti di Sudiang, Panaikang, hingga beberapa titik lainnya. Ini harus segera diantisipasi,” ujarnya ditemui di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang, Selasa (5/5/2026).
Menurut legislator Hanura Makassar ini, Pemerintah Kota Makassar telah menjajaki penyediaan lahan baru di Maros.
Lokasinya tepat di Desa Benteng Gajah, Tompobulu.
Baca juga: 13 Rumah Terbakar Imbas Tawuran di Pekuburan Beroangin Makassar, Kapolda Sulsel: Situasi Kondusif
Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap peninjauan lokasi dan koordinasi lintas daerah.
“Sudah ada rencana ke arah Maros, sekitar Kecamatan Tompobulu. Kurang lebih luasnya 20 hektare. Tinggal memastikan kesesuaian dengan RTRW setempat,” jelasnya.
Muchlis menyebut, jika lokasi dinilai telah sesuai, maka realisasi pembangunan lahan pekuburan baru ditargetkan bisa dimulai tahun ini.
Sementara Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan, kondisi tempat pemakaman umum (TPU) di Makassar saat ini sudah sangat padat.
Bahkan, sejumlah lokasi telah ditutup untuk pemakaman baru.
“Relatif sudah sangat padat. Kemungkinan opsi penumpukan itu ada. Beberapa kuburan sudah tertutup untuk umum, kecuali bagi keluarga,” ujarnya.
| Kantor DPRD Makassar Terapkan Sistem Pilah Sampah, Wujud Nyata Dukungan Program Wali Kota |
|
|---|
| Masalah Air di Makassar Tak Pernah Tuntas, Ray Suryadi: Persoalan Sudah Berpuluh-puluh Tahun |
|
|---|
| Tri Sulkarnain Ingatkan Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih Saat Tertibkan Gudang dalam Kota |
|
|---|
| Rp3 Miliar untuk Dermaga Pulau Lanjukang, DPRD Makassar Ingatkan Prioritas Warga Kepulauan |
|
|---|
| DPRD Makassar Minta WFA Jangan Ganggu Pelayanan Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260505-Muchlis-Misbah-DPRD-Makassar.jpg)