Haul AGH Abdurrahman Ambo Dalle
Teladani AGH Ambo Dalle, Prof Muammar Bakry: Transformasi Dakwah Lewat Medsos
Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar hadir dengan mengenakan setelan sarung putih dan baju hitam sambil membawa tasbih.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
“Suatu ketika, diadakan ujian secara lisan dengan menanyakan berbagai pelajaran yang pernah dipelajari.
Ternyata, jawaban Ambo Dalle lah yang dinilai paling benar dan tepat. Ia mampu menjawab seluruh pertanyaan dengan baik. Ia pun dipermaklumkan oleh Anregurutta As’ad sebagai asisten karena ilmunya dianggap setaraf dengan sang guru,” jelas Ahmad Rasyid.
Mulanya, Ambo Dalle tidak percaya dengan pengakuan gurutta itu. Tetapi, karena hal itu keluar dari lubuk hati Anregurutta, spontan Ambo Dalle menjabat dan mencium tangan Anregurutta As’ad sebagai tanda penghormatan murid pada gurunya.
Bersamaan dengan itu, Arung Matowa Wajo dan Arung Lili (Arung EnnengE) menemui Anregurutta As’ad dan menyarankan agar pengajian dengan sistem halaqah (mengaji tudang) yang sudah berkembang ditingkatkan dengan membuka madrasah atau sekolah, selain tetap mempertahankan sistem lama.
Pemerintah kerajaan bersedia membantu dengan menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan.
Usul diterima dengan baik oleh Anregurutta. Pada tahun 1930 dibukalah madrasah dengan tingkatan awaliyah, ibtidaiyah, i’dadiyah, dan tsanawiyah.
Madrasah yang kemudian bernama Madrasah Arabiyah Islamiyah (MAI) diberi lambang yang diciptakan sendiri oleh Ambo Dalle atas persetujuan Anregurutta As’ad dan ulama lainnya.
“Bukan hanya itu, ia pun ditunjuk sebagai pimpinan perguruan yang baru didirikan itu. Sementara Anregurutta As’ad tidak melepaskan diri begitu saja. Beliau pun turut pula mengajar sambil meneruskan pengajian sistem halaqah seperti semula,” kata Ahmad Rasyid.
Saat itu, Ambo Dalle memasuki babak baru dalam kehidupannya sebagai manusia. Tahun 1930 ia memasuki kehidupan rumah tangga dengan mengawini Andi Tenri.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| Gurutta Faried Wadjedy: AGH Ambo Dalle Tak Pernah Terima Amplop saat Berdakwah |
|
|---|
| Ponpes Al Mubarak DDI Tobarakka Siwa Dapat Rp600 Juta dari Kementerian Agama |
|
|---|
| Syaharuddin Alrif Hadiri Haul AGH Abdurrahman Ambo Dalle di Wajo sebagai Alumnus DDI |
|
|---|
| Syaharuddin Alrif Hadiri Haul AGH Ambo Dalle di Siwa Wajo, dr Baso Dampingi |
|
|---|
| Prof Nasaruddin Umar Akui AGH Abdurrahman Ambo Dalle Ulama Disegani di Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/HAUL-AGH-Potret-tokoh-dan-ulama-hadiri-Haul-ke-29-AGH.jpg)