Haul AGH Abdurrahman Ambo Dalle
Gurutta Faried Wadjedy: AGH Ambo Dalle Tak Pernah Terima Amplop saat Berdakwah
"Selama bertahun-tahun ia juga berperan dalam masa revolusi kemerdekaan sambil mendoakan para gerilyawan kala itu," katanya.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, AGH Prof Dr Muhammad Faried Wadjedy ungkap satu teladan AGH Abdurrahman Ambo Dalle semasa hidupnya.
Teladan yang dimaksud, AGH Ambo Dalle tak pernah menerima upah selama berdakwah.
"Beliau (AGH Ambo Dalle) selama berdakwah tidak ada cerita amplop, ikhlas karena perjuangan menyiarkan islam," ujarnya saat membawakan Hikmah Napak Tilas perjuangan dakwah di Haul ke-29 AGH Abdurrahman Ambo Dalle di Ponpes Al Mubarak DDI Tobarakka, Kabupaten Wajo, Minggu (30/11/2025).
Bahkan, kata AG Faried Wadjedy, AG Ambo Dalle menghabiskan hidupnya selama bertahun-tahun di tengah hutan belantara Sulawesi Selatan dan Tenggara, guna menyiarkan islam saat masa revolusi kemerdekaan.
"Selama bertahun-tahun ia juga berperan dalam masa revolusi kemerdekaan sambil mendoakan para gerilyawan kala itu," katanya.
Sehingga, menjadi tantangan besar bagi kita agar mampu meneladani sifat Ikhlas guru kita itu.
"Ini tantangan besar, apakah kita mampu melanjutkan perjuangannya. Semoga lewat Haul hari ini, mari tetap istiqomah menyiarkan nilai-nilai islam ke penjuru Nusantara," pintanya.
Pada kesempatan itu, sejumlah tokoh dan ulama besar Indonesia hadir.
Ketua Majelis Istisyary PB DDI, AG Prof Dr Sayyed Agil Ali Al-Mahdali Al Husein dan Ketua Umum PB DDI, AG Prof Dr KH Andi Syamsul Bahri A.Galigo, Sekjend PB DDI, AG Prof Dr Muhammad Suaib Tahir.
Lalu, putra Kandung AGH Ambo Dalle, AG Dr Rasyid Ridha Ambo Dalle, Alfaditu Syekh Murtada Masud Achmed, MIN Al Azhar Qairo Mesir, Mudarris Liddaridakwah Wal Irsyad.
Juga, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) di bawahnya adalah Basnang Said.
Hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, AG Dr Ali Yafid dan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif yang duduk berdampingan Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin, Ketua PD Kabupaten Wajo, AG Dr Muhammad Yunus.
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof Dr KH Nasaruddin Umar akui AG Ambo Dalle merupakan salah satu ulama yang disegani di Indonesia.
"Dia (KH Ambo Dalle) salah satu ulama yang paling disegani di Indonesia. Semoga kita para santrinya diberi kekuatan untuk mencontoh seluruh akhlakul karimahnya," ucap Nasaruddin saat ditemui Tribun-Timur.com di depan panggung Utama.
Prof Nasaruddin sedikit mengutip pesan mendalam dari KH Ambo Dalle selama masa hidupnya.
"Ada amanah yang dilontarkan guru kita yakni jadikanlah DDI sebagai wadah pemersatu umat. Karena kami yakin kekuatan ulama adalah kekuatan bangsa, begitupun sebaliknya kelemahan ulama merupakan kelemahan bangsa," paparnya.
"Maka itu pemerintah hingga masyarakat mari kita hargai para ulama sebab doa mereka mampu menembus langit," sambungnya. (*)
| Ponpes Al Mubarak DDI Tobarakka Siwa Dapat Rp600 Juta dari Kementerian Agama |
|
|---|
| Syaharuddin Alrif Hadiri Haul AGH Abdurrahman Ambo Dalle di Wajo sebagai Alumnus DDI |
|
|---|
| Syaharuddin Alrif Hadiri Haul AGH Ambo Dalle di Siwa Wajo, dr Baso Dampingi |
|
|---|
| Prof Nasaruddin Umar Akui AGH Abdurrahman Ambo Dalle Ulama Disegani di Indonesia |
|
|---|
| Teladani AGH Ambo Dalle, Prof Muammar Bakry: Transformasi Dakwah Lewat Medsos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Gurutta-Prof-Dr-KH-Muhammad-Faried-Wadjedy-saat.jpg)