Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

‎Sejak 2008 Kelola Sampah, Profil Abdul Azis Ketua RT Parangloe

‎Langkah itu ia jalani konsisten sejak 2008, jauh sebelum konsep bank sampah dikenal luas.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
PROFIL RT - Ketua RT 002 RW 002 Kelurahan Parangloe, Abdul Azis, berfoto di depan spanduk Bank Sampah di wilayahnya, Kamis (30/4/2026). Abdul Azis mengelola sampah sejak 2008, kini ia fokus menata wilayah. 

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di tangan Abdul Azis, sampah tak lagi sekadar limbah. 

‎Dari sesuatu yang kerap dipandang tak bernilai, ia justru membangun sumber penghidupan sekaligus menggerakkan warga menjaga kebersihan lingkungan.

‎Sejak tak lagi bekerja di perusahaan, Abdul Azis memilih menekuni pengelolaan sampah sebagai tulang punggung ekonomi keluarga. 

‎Langkah itu ia jalani konsisten sejak 2008, jauh sebelum konsep bank sampah dikenal luas.

‎Pria kelahiran Makassar, 21 Mei 1968 ini merupakan lulusan SMA Negeri 4 Makassar. 

‎Kini, ia dipercaya sebagai Ketua RT 002 RW 002 dan aktif mengelola bank sampah di Kelurahan Parangloe.

‎“Dulu hanya kumpul sampah biasa, belum ada istilah bank sampah. Sekarang baru berkembang seperti ini,” ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (30/4/2026).

‎Meski sudah lama berjalan, geliat bank sampah di wilayahnya baru benar-benar terasa dalam sebulan terakhir. 

‎Kesadaran warga meningkat, ditandai dengan kebiasaan memilah sampah dari rumah.

‎“Sekarang luar biasa. Warga sudah pilah, lalu langsung bawa ke sini,” katanya.

‎Berbeda dari kebanyakan bank sampah, Abdul Azis menerapkan sistem bayar langsung di tempat. 

‎Tanpa tabungan atau rekening, sampah yang disetor warga langsung ditimbang dan dibayar tunai.

‎“Orang mau cepat. Jadi kami bayar langsung. Itu yang bikin mereka semangat,” jelasnya.

‎Pendekatan itu terbukti efektif. Dalam empat hari, volume sampah yang terkumpul bisa menembus lebih dari 100 kilogram. 

‎Sampah tersebut kemudian didistribusikan ke pabrik melalui jaringan relasi yang telah lama ia bangun.

‎Untuk memperluas jangkauan, ia juga menyiapkan sistem jemput sampah. 

‎Anggotanya siaga mengambil sampah dari rumah warga, sementara pekerja lain dilengkapi gerobak motor untuk menyisir enam RW di Kelurahan Parangloe.

‎Langkah ini tak hanya mempermudah warga, tetapi juga membuka peluang kerja baru.

‎Perjalanan Abdul Azis sendiri bermula dari titik sulit. 

‎Setelah sekitar 15 tahun bekerja di pabrik kayu lapis, ia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat penolakan terhadap sistem kerja dua shift masing-masing 12 jam.

‎“Kami tidak setuju, akhirnya demo. Saya termasuk yang keluar,” ungkapnya.

‎Alih-alih kembali menjadi karyawan, ia memilih jalur berbeda, membangun usaha dari sektor yang kerap diabaikan.

‎“Sejak itu saya fokus di sampah. Alhamdulillah, hampir 20 tahun ini bisa jadi sumber ekonomi keluarga,” katanya.

‎Sebagai Ketua RT, Abdul Azis tak hanya bergerak di sektor ekonomi, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir warga. 

‎RW 002 kini menjadi salah satu wilayah percontohan di Kelurahan Parangloe.

‎Berbagai program berjalan beriringan, mulai dari bank sampah, lorong wisata, hingga urban farming. 

‎Kegiatan kerja bakti rutin setiap Jumat pun terus digalakkan.

‎“Kami ingin wilayah ini jadi contoh. Bersih, tertata, dan ada nilai ekonominya,” ujarnya.

‎Di sisi lain, keamanan lingkungan dijaga melalui ronda malam yang rutin dilaksanakan warga.

‎Pengalaman hampir dua dekade mengelola sampah, Abdul Azis membuktikan bahwa sampah bukan akhir dari sebuah siklus, melainkan awal dari peluang, yang menggerakkan ekonomi warga sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih.

‎PROFIL 

Abdul Azis
‎Jabatan: Ketua RT 002 RW 002 Kelurahan Parangloe
‎Tempat Tanggal Lahir: Makassar, 21 Mei 1968
Alamat: Bontoa Selatan No. 131
‎Pendidikan: SMA Negeri 4 Makassar
‎Pekerjaan: Ketua RT dan Wirausaha
‎Hobi: Olahraga
‎Jumlah penduduk: 175 KK

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved