Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Buruh

Mahasiswa di Makassar Diciduk Polisi Bawa Parang dan Badik di Lokasi Demo Hari Buruh

Mahasiswa berinisial MF (20), itu diciduk personel Tim Jatanras Polrestabes Makassar yang tengah siaga mengawal aksi unjuk rasa.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Istimewa/Jatanras Polrestabes Makassar
DEMO MAKASSAR - Kolase tangkapan layar video mahasiswa terciduk bawa badik dan parang di motornya di sekitar lokasi aksi May Day. Ia diciduk Tim Jatanras Polrestabes Makassar yang tengah pengamanan demo, Jumat (1/5/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Seorang mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diciduk polisi membawa badik di sekitar lokasi aksi May Day, Jumat (1/5/2026).

Mahasiswa berinisial MF (20), itu diciduk personel Tim Jatanras Polrestabes Makassar yang tengah siaga mengawal aksi unjuk rasa.

Tepatnya di Jl AP Pettarani, kawasan Fly Over, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, IPDA Supriadi Gaffar mengatakan, mahasiswa tersebut diamankan saat anggotanya memantau jalannya unjuk rasa buruh.

Di saat bersamaan, sekelompok mahasiswa datang dengan berkendara ugal-ugalan dan menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan.

"Saat itu ada sekelompok mahasiswa datang dengan berkendara ugal-ugalan dan gerak-geriknya mencurigakan," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Petugas yang curiga terhadap gerak-gerik MF pun memintainya menepi.

Saat berhenti, tas yang dibawanya diperiksa. Namun setelah jok motornya dibuka, terdapat sebilah badik dan parang.

Badik yang ia simpan dalam jok motornya itu, jenis Ras Makassar.

"Setelah diperiksa, ditemukan satu badik beserta sarungnya dan satu parang yang disimpan di bawah sadel motor," ujarnya.

Baca juga: Demonstran Tak Ditemui Wali Kota Naili Trisal, Demo Hari Buruh di Palopo Nyaris Ricuh

MF dan barang bukti senjata tajam yang ia bawa pun, dibawa petugas ke kantor Polrestabes Makassar guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam interogasi awal, kata Supriadi, MF mengakui kepemilikan benda tajam itu.

"Pelaku mengakui barang berupa parang dan badi itu miliknya dan dibawa saat mengikuti rombongan," ucapnya.

Diketahui aksi May Day di Kota Makassar, diperingati dengan dua kegiatan berbeda.

Ada yang merayakan dengan jalan santai di  Lapangan Karebosi, Jl Ahmad Yani.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved