Polisi Dianiaya Senior
Psikolog Soroti Kasus Bripda Pirman Bunuh Junior 'Emosi, Kepribadian, dan Simbol Seragam'
Psikolog UNM Basti Tetteng mengungkapkan, ada tiga faktor diduga penyebab tindak kekerasan kematian Bripda Dirja Pratama
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ari Maryadi
“Ada situasi dan ada pemicu sehingga melampiaskan amarah dengan kekerasan,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (23/2/2026).
Faktor kedua, sebut Basti Tetteng, adalah kepribadian.
Kedua, seseorang bisa terbiasa melampiaskan kemarahan.
Setiap orang berbeda-beda, situasi sama tapi ada orang tak bertindak anarkis.
Berarti faktor kedua, kepribadian. Faktor kepribadian ini bermacam-macam, ada neuroticism,
Neuroticism merupakan dimensi kepribadian yang cenderung mengalami emosi negatif dan ketidakstabilan emosional.
Basti melanjutkan, orang seperti ini mudah tersulut emosinya oleh sesuatu hal tertentu.
Bagi orang lain mungkin tak perlu emosi, tapi bagi orang tertentu gampang sekali tersulut emosinya.
Namun, perlu diinvestigasi lebih dalam kecenderungan meluapkan emosinya.
Apakah karena sudah terbentuk lama, atau terbentuk di keluarga dan lingkungannya tumbuh.
“Kecenderunga orang itu (neuroticism) gampang sekali melampiaskan kemarahannya, bukan karena situasi, tapi dia bisa membesar-besarkan,” tuturnya.
Faktor ketiga, sambung Basti, adalah faktor seragam polisi.
Seragam polisi ini dianggap hero, sehingga merasa hebat, meremehkan orang lain.
Akan tetapi, hal ini masih butuh penelusuran mendalam.
Ketua Senat Fakultas Psikologi UNM ini belum mengetahui sejauh mana menggejala seragam Polri membuat kecenderungan perilaku agresif.
| Nasib 3 Rekan Bripda Pirman Terancam, Diduga Hilangkan Barang Bukti hingga Tak Melapor |
|
|---|
| 3 Polisi Teman Bripda Pirman Disanksi Demosi Buntut Pembunuhan Bripda Dirja |
|
|---|
| Besaran Gaji Bripda Pirman Hilang Setelah Dipecat Tidak Hormat Polda Sulsel |
|
|---|
| Kondisi Terakhir Bripda Pirman: Dikawal Provos, Beri Hormat Terakhir Usai Dipecat |
|
|---|
| Sidang Etik Ungkap Kekejaman Bripda Pirman, Junior Dipukul saat Kepala di Bawah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260223-Basti-Tetteng-UNM.jpg)