Provinsi Luwu Raya
Prof Anas Unhas: Luwu Raya Sumbang Hampir Setengah APBD Sulsel
Prof Anas Iswanto Anwar sebut Luwu Raya sumbang hampir setengah APBD Sulsel, tapi pemekaran punya tantangan…
Tayang:
Editor:
Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com
LUWU RAYA - Kolase foto pengamat ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Anas Iswanto Anwar, bersama suasana demonstrasi menuntut pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Selasa (27/1/2026). Prof Anas menilai Luwu Raya memiliki dasar fiskal kuat untuk mandiri, sementara demonstran menegaskan tuntutan pemekaran di jalan Trans Sulawesi.
-Pemekaran Kabupaten Luwu Tengah
-Alokasi anggaran ke Walenrang-Lamasi
-Akomodasi ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi ke DPR RI dan Kemendagri
Alif menambahkan demonstran akan bertahan sampai tuntutan direalisasikan.
Meski jalan diblokade, jalur kendaraan darurat tetap diprioritaskan.
Orator aksi menyebut unjuk rasa lahir dari keresahan masyarakat Walenrang-Lamasi yang menilai pembangunan timpang karena jarak ke Belopa, ibu kota Luwu, mencapai 77 km atau sekitar 1 jam 50 menit perjalanan darat.
Mereka menegaskan Luwu Raya layak mandiri sebagai provinsi karena memiliki sumber daya alam melimpah di Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Palopo. (*)
Berita Terkait: #Provinsi Luwu Raya
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-27-januari-provinsi-luwu-raya.jpg)