Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

5 Hari Terjebak di Jalan Trans Sulawesi Imbas Demo Luwu Raya, Pengendara Mulai Frustasi

Demo menuntut pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya terus berlanjut dan sudah memasuki hari kelima.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
LUWU RAYA - Kemacetan terjadi di Desa Buntu Awo, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (27/1/2026). Pengemudi truk mulai frustasi dengan melintangkan kendaraan miliknya di badan jalan. 

Ringkasan Berita:
  • Kendaraan seperti truk ekspedisi, mobil bus, serta mobil tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) mengular hingga 20 kilometer jauhnya di Walenrang, Luwu, Selasa (27/1/2026).
  • Demo menuntut pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya terus berlanjut dan sudah memasuki hari kelima.

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Unjuk rasa menuntut Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah segera dibentuk masih berlanjut di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Selasa (27/1/2026). 

Itu berarti aksi unjuk rasa ini telah berlangsung selama lima hari dimulai sejak, Jumat (23/1/2026). 

Aliansi Wija to Luwu masih bertahan di titik aksi di Desa Marabuana, Kecamatan Walenrang Utara. 

Demonstran memblokade jalur Trans Sulawesi dengan sengaja menebang batang pohon ke badan jalan. 

Akibatnya, aktivitas lalu lintas kendaraan terganggu. 

Dari pantauan Tribun-Timur.com, kendaraan seperti truk ekspedisi, mobil bus, serta mobil tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) mengular hingga 20 kilometer jauhnya. 

Pengendara yang terjebak di jalan, terpaksa menginap di kendaraan dan sebagian rumah warga. 

Karena belum adanya kepastian kapan arus lalu lintas kembali nornal, sebagian pengemudi truk mulai frustasi. 

Baca juga: Kronologi Satu Keluarga Dianiaya dan Mobil Dirusak Demonstran Pemekaran Luwu Raya

LUWU RAYA – Ribuan warga Luwu Utara menggelar aksi unjuk rasa di Monumen Masamba Affair, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2026). Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi (Cicu) merespons aspirasi pemekaran Provinsi Luwu Raya
LUWU RAYA – Ribuan warga Luwu Utara menggelar aksi unjuk rasa di Monumen Masamba Affair, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2026). Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi (Cicu) merespons aspirasi pemekaran Provinsi Luwu Raya (Tribun-timur.com)

Mereka meluapkan kekesalannya lewat spanduk yang bertulis 'uang jalan sudah habis, cicilan menunggak, istri ditarik'. 

Di Desa Buntu Awo, pengemudi mobil truk ekspedisi sengaja melintangkan kendaraanya di jalan. 

Hal itu mengakibatkan ruas jalan terturup oleh kendaraan roda enam itu. 

Pengemudi mobil truk resah, sebab memasuki hari kelima, kondisi lalu lintas masih belum bisa kembali normal. 

"Biar adil, sekalian tidak ada yang lewat mobil yang lewat," beber salah satu pengendara yang ditemui di jalan. 

Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu mengaku, pihaknya masih berupaya mengatur kembali kendaraan. 

Baca juga: Ketua DPRD Sulsel: Aspirasi Luwu Raya Sah dan Konstitusional

Agar kendaraan bisa berbaris satu lajur seperti sedia kala. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved