Provinsi Luwu Raya
3 Hari Hasniati Terjebak di Jalan Trans Sulawesi Akibat Demo Pemekaran Luwu Raya
Demo menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya mengakibatkan macet berkepanjangan di jalan Trans Sulawesi sejak, Jumat (23/1/2026).
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Hasniati dan suaminya sudah tiga hari terjebak di jalan trasn sulawesi di perbatasan Desa Marabuana-Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Kendaraan jenis mobil box yang ditumpangi Hasniati dan dikemudikan suaminya tak bisa bergerak akibat kemacetan panjang.
Macet di wilayah itu akibat jalan diblokade massa yang serentak turun demo pemekaran provinsi Luwu Raya sejak, Jumat (23/1/2026).
Hasniati ditemui jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki, mengaku jika ia terpaksa harus tidur di mobil.
Demo pemekaran provinisi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah bertepatan saat momen
Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80.
Akibatnya, akses lalu lintas kendaraan yang ingin melintas terpaksa terhenti.
Diperkirakan kemacetan mengular hingga 20 kilometer.
Baca juga: BBM Mulai Langka di Lutra Gegara Demo Provinsi Luwu Raya, Harga Eceran Naik Jadi Rp15 Ribu/Liter
Dari pantauan Tribun-Timur.com, kebanyakan sopir bus mulai beristirahat di bawah mobil.
Mereka menggelar tikar dari bahan kardus bekas.
Itu berarti, lalu lintas kendaraan mulai terhenti selama 60 jam.
Salah satu pengendara, Hasniati mengaku sudah terjebak macet selama tiga hari.
Hasniati ikut di mobil box yang dikemudikan suaminya.
"Tiga hari mi di sini, tidurnya di mobil," bebernya kepada Tribun-Timur.com, Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 15.54 sore.
Mobil box berwarna hijau itu membawa logistik itu tepat berhenti di rumah warga.
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260125-Warga-terjebak-macet.jpg)