Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PPPK Paruh Waktu

Gara-gara Kesalahan Regulasi 4 Bulan Gaji Petugas Kebersihan Pemkab Bone Tak Dibayarkan

Di tengah kondisi sulit tersebut, para petugas kebersihan non PPK paruh waktu DLH Bone tetap menjalankan tugasnya seperti biasa. 

Penulis: Wahdaniar | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Ist
GAJI BELUM CAIR - Potret Kantor Bupati Bone Jalan Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Senin (13/4/2026). Tenaga kebersihan Bone belum gajian selama 4 bulan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Nasib petugas kebersihan non PPK paruh waktu di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone kian memprihatinkan.

Sudah empat bulan bekerja, mereka mengaku belum menerima gaji.

Kondisi tersebut membuat sejumlah petugas terpaksa berutang di koperasi demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

Bahkan, ada yang sampai dikejar-kejar penagih karena belum mampu melunasi pinjaman.

“Saya sudah pernah masuk ditahap dikejar penagih karena ambil uang koperasi,” ungkap salah seorang petugas yang meminta identitasnya untuk disembunyikan, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, langkah berutang tersebut terpaksa dilakukan karena kebutuhan ekonomi yang mendesak, sementara gaji yang diharapkan tak kunjung cair.

Meski demikian, pihak koperasi disebut masih memberi kelonggaran.

Hal itu karena mereka mengetahui kondisi para petugas yang belum menerima haknya.

“Tapi untungnya pihak koperasi maklum, karena mereka tahu beritanya kalau sampai sekarang petugas belum gajian,” lanjutnya.

Baca juga: Kasihan! Sudah 4 Bulan Ratusan Petugas Kebersihan Bone Belum Terima Gaji Rp1,2 Juta/Bulan

Di tengah kondisi sulit tersebut, para petugas kebersihan non PPK paruh waktu DLH Bone tetap menjalankan tugasnya seperti biasa. 

Mereka bekerja sejak dini hari hingga sore, bahkan terkadang harus kembali bekerja di malam hari.

Salah satu petugas mengaku mulai bekerja sejak subuh pukul 04.00 Wita dan baru kembali sekitar pukul 06.30 pagi. 

Jika ada kegiatan kerja bakti, ia kembali bertugas dari pukul 08.00 hingga 16.00 Wita.

“Jam ke lokasi itu jam 4, terus pulang jam setengah tujuh pagi. Terus kalau ada kerja bakti, jam 8 sampai jam 4 sore,” ujarnya.

Saat bulan Ramadan, jam kerja mereka bahkan lebih panjang. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved