Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KUA Ulaweng Bone Kebanjiran Pendaftar Nikah, 22 Pasangan Pilih Menikah di Bulan Mulia

Muhammad Saleh, mengatakan tingginya jumlah pendaftar tidak lepas dari keistimewaan bulan Dzulhijjah dalam ajaran Islam

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Wahdaniar
PERNIKAHAN- Potret Kepala KUA Ulaweng, H. Muhammad Saleh saat memimpin mempelai laki-laki melakukan prosesi akad nikah di Kecamatan Ulaweng, Kamis (11/6/2026). KUA Ulaweng Bone kebanjiran pendaftar nikah, 22 pasangan pilih menikah di bulan mulia. 

Ringkasan Berita:
  • Kepala KUA Ulaweng, H. Muhammad Saleh, mengatakan tingginya jumlah pendaftar tidak lepas dari keistimewaan bulan Dzulhijjah dalam ajaran Islam
  • Menurutnya, Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang sangat dimuliakan dan penuh keberkahan

 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, mencatat sebanyak 22 pasangan mendaftarkan pernikahan selama bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan bulan-bulan biasa. 

Banyak calon pengantin sengaja memilih bulan Dzulhijjah sebagai waktu untuk melangsungkan akad nikah.

Kepala KUA Ulaweng, H. Muhammad Saleh, mengatakan tingginya jumlah pendaftar tidak lepas dari keistimewaan bulan Dzulhijjah dalam ajaran Islam.

Menurutnya, Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang sangat dimuliakan dan penuh keberkahan.

"Selama bulan Dzulhijjah ini ada 22 pasangan yang melakukan pendaftaran pernikahan di KUA Ulaweng," kata Muhammad Saleh, Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, bulan Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan karena di dalamnya terdapat berbagai ibadah besar umat Islam.

Salah satunya adalah pelaksanaan ibadah haji yang merupakan puncak dari rukun Islam bagi umat Muslim yang mampu.

Selain itu, pada bulan yang sama juga dilaksanakan Hari Raya Idul Adha yang menjadi momentum penting bagi umat Islam di seluruh dunia.

Menurut Muhammad Saleh, nilai-nilai religius yang melekat pada bulan Dzulhijjah membuat banyak pasangan merasa lebih mantap untuk memulai kehidupan rumah tangga pada bulan tersebut.

"Banyak masyarakat yang meyakini menikah di bulan Dzulhijjah akan membawa keberkahan dalam rumah tangga mereka," ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah calon pengantin juga memiliki harapan agar kelak dapat menunaikan ibadah haji bersama pasangan yang dinikahi pada bulan mulia tersebut.

Harapan untuk berangkat ke Tanah Suci bersama pasangan menjadi salah satu alasan yang sering disampaikan calon pengantin saat mengurus administrasi pernikahan.

"Banyak yang berharap setelah menikah nanti bisa menunaikan ibadah haji bersama pasangannya dan membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah," jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved