Siapa La Pawawoi Karaeng Sigeri Raja Bone ke-31? Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
La Pawawoi Karaeng Sigeri Raja Bone ke-31 diusulkan menjadi Pahlawan Nasional.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
RAJA BONE - Kolase Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin (kiri) dan Raja Bone Ke-31 La Pawawoi (kanan). Andi Akmal janji perjuangkan Raja Bone La Pawawoi jadi pahlawan nasional
Ia memimpin langsung pasukan sebagai panglima perang Kerajaan Bone.
Peristiwa itu menjadi pukulan berat bagi perjuangan rakyat Bone.
Pengorbanannya dikenang sebagai simbol perlawanan terhadap penjajahan.
La Pawawoi Karaeng Sigeri tetap memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya ditangkap Belanda pada 14 Desember 1905.
Ia kemudian menjalani pengasingan di Bandung sebelum dipindahkan ke Batavia (Jakarta).
Ia wafat pada 11 November 1911 di pengasingan.
Atas jasa-jasanya, La Pawawoi Karaeng Sigeri kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 1976 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Baca Juga
| Sapi Kurban Luar Daerah Diperiksa Ketat saat Masuk ke Bone |
|
|---|
| Bocah 5 Tahun di Bone Terseret Arus Sungai Panyula, Ditemukan Meninggal Sejauh 1 Km dari Lokasi |
|
|---|
| Dua Pelaku Pencurian di Bone Dibekuk, Sasar Rumah Sepi dan Bobol Ventilasi, 1 Masih Pelajar |
|
|---|
| Dandim Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus Turun Tangan Perbaiki Jembatan Awangpone |
|
|---|
| Andi Tenri Walinonong Ungkap 'Kartini' di Balik Kepemimpinannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-04-09-Kolase-Wakil-Bupati-Bone-Andi-Akmal-Pasluddin-kiri.jpg)