Hari Kartini 2026
Andi Tenri Walinonong Ungkap 'Kartini' di Balik Kepemimpinannya
Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, mengungkapkan sejumlah sosok yang menjadi inspirasi dalam perjalanan hidup dan kepemimpinannya.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Menjelang peringatan Hari Kartini, Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, mengungkapkan sejumlah sosok yang menjadi inspirasi dalam perjalanan hidup dan kepemimpinannya.
Ia menyebut, tokoh utama yang menginspirasi dirinya adalah Raden Ajeng Kartini.
Menurutnya, Kartini merupakan pelopor yang membuktikan bahwa perempuan tidak boleh dibatasi oleh ruang, serta berhak mendapatkan pendidikan dan kesempatan yang sama.
“Semangat juangnya untuk memajukan bangsa dan mengangkat derajat perempuan menjadi api yang terus menyala dalam hati saya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (8/4/2026).
Selain itu, ia juga mengungkapkan, sosok ibunya Hj Andi Hermi As menjadi inspirasi besar dalam hidupnya.
Diketahui, ibunya pernah menjabat sebagai Kepala Desa Timusu dan menjadi teladan dalam memimpin dengan bijaksana dan penuh tanggung jawab.
Baca juga: Dianggap Tak Independen, Andi Tenri Walinonong Lapor Semua Anggota BK DPRD Bone
Tak hanya dari lingkungan keluarga, Andi Tenri Walinonong juga terinspirasi dari para tokoh perempuan Bugis-Bone di masa lampau.
Ia menilai, sejak dahulu perempuan di tanah Bone telah memiliki posisi yang kuat, bijaksana, dan dihormati dalam kehidupan sosial.
“Kita tahu bahwa perempuan Bugis sejak dulu dikenal sebagai sosok yang mampu menjadi penopang keluarga, pendamai, sekaligus penentu masa depan,” jelasnya.
Ia juga menyinggung nilai-nilai kearifan lokal seperti filosofi 'Ammatoa' dan peran 'Matinroe' yang mengajarkan bahwa perempuan merupakan tiang negara yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan.
Menurutnya, menjadi perempuan bukanlah sebuah penghalang untuk berkiprah di ruang publik.
Justru, perempuan memiliki kekuatan tersendiri dalam memimpin dengan hati, kelembutan, namun tetap tegas dan berintegritas.
“Perempuan bisa memimpin dengan pendekatan yang lebih humanis, tetapi tetap memiliki prinsip dan ketegasan,” katanya.
Sebagai Ketua DPRD perempuan pertama di Kabupaten Bone, ia menilai capaian tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan bukti bahwa zaman telah berubah dan memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan.
“Ini menjadi bukti bahwa perempuan Bone mampu bersaing, mampu memimpin, dan mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia pun berharap, kisah dan semangat tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya perempuan di Kabupaten Bone.
“Saya berharap anak muda perempuan tidak pernah ragu untuk berkarya dan mengabdi kepada negeri,” katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260408_HARI-KARTINI_hari-kartini-2026.jpg)