Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sapi Kurban Luar Daerah Diperiksa Ketat saat Masuk ke Bone

Langkah ini untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, aman, dan layak konsumsi.

Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Wahdaniar
SAPI KURBAN - Potret drh. Agusriadi tampak turun memeriksa dan pengambilan sampel sapi calon kurban di Kecamatan Tanete Riattang, Kamis (9/4/2026). Jelang Iduladha, Dinas Peternakan Bone siapkan pemeriksaan gratis hewan kurban.  

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara gratis bagi masyarakat.

Langkah ini untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, aman, dan layak konsumsi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone, drh. Agusriadi, mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan terus digencarkan di berbagai wilayah.

Saat ditemui, drh. Agusriadi tampak turun langsung melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel sapi calon kurban di Kecamatan Tanete Riattang.

“Kalau ada warga yang mau berkurban dan ingin memeriksakan sapinya, bisa menghubungi petugas peternakan di kecamatan. Itu tidak dipungut biaya, gratis,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang hingga saat ini tercatat nihil kasus di Kabupaten Bone sepanjang tahun 2026.

Selain pemeriksaan, vaksinasi terhadap hewan ternak juga terus dilakukan secara menyeluruh di seluruh kecamatan.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan, termasuk mendeteksi potensi penyakit sejak dini sebelum hewan didistribusikan atau disembelih.

“Sekarang kita sudah jalankan pemeriksaan di beberapa titik, termasuk pengambilan sampel untuk memastikan sapi dalam kondisi sehat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengawasan juga diperketat terhadap lalu lintas hewan, baik yang masuk maupun keluar dari Kabupaten Bone.

Menurutnya, setiap sapi yang akan dikirim ke luar daerah wajib melalui pemeriksaan kesehatan, termasuk pengambilan sampel sebelum diberangkatkan.

“Sapi yang mau dikirim ke luar daerah harus dipastikan sehat sebelum ditransportasikan, baik antar kabupaten maupun antar provinsi,” katanya.

Sementara itu, sapi yang masuk ke wilayah Bone juga tidak luput dari pengawasan ketat.

“Setiap sapi yang masuk wajib melalui instalasi karantina, diperiksa, dan divaksin sebelum masuk ke wilayah Bone,” tegasnya.

Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis pelaksanaan Iduladha tahun ini dapat berjalan lancar dengan hewan kurban yang sehat dan aman bagi masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved