Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nasib Oknum TNI Usai Tampar Sopir Pengibar Bendera One Piece di Bantaeng

Pedadang sayur itu kedapatan memasang bendera One Piece jelang perayaan Hari Kemerdekaan RI.

Tayang:
Editor: Ansar
Kolase Tribun-timur.com
ONE PIECE - Kolase tangkapan layar unggahan akun Instagram makassar_iinfo dan akun Facebook Dandy Thoriq soal pedagang sayur ditampa pria ngaku aparat saat menuju Pasar Bantaeng. 

Warga di lokasi sempat menegur oknum tersebut atas tindakannya.

"Itu ji (yang fatal) karena langsung ditampar,” ujar salah satu warga.

Oknum itu sempat mengancam menyebarkan video ke media.

Namun istri sopir menanggapinya dengan tegas.

"Kasi naikmi, kita juga naik jugaki di media pak kalau langsungki menampar begitu." cetusnya.

Akhirnya, pria yang mengaku aparat itu meminta maaf.

"Okelah saya minta maaf, api lain kali jangan diulangi,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, Iptu Gunawan membenarkan peristiwa tersebut. 

Ia menyebut kejadian itu diselesaikan secara kekeluargaan.

"Baru informasi, katanya (diselesaikan) secara kekeluargaan di Kantor POM tadi, iya informasinya (oknum tersebut TNI) karena diarahkan ke sana tadi" kata Iptu Gunawan via telepon.

"Kejadiannya tadi sore, informasi dari anggota (personel Sat Reskrim) diarahkan ke kantor POM," tutupnya.

Terpisah, Kapendam XIV Hasanuddin Kolonel Arm Gatot Awan Febrianto menegaskan, tidak ada instruksi dari pimpinan Kodam XIV Hasanuddin untuk melakukan razia bendera One Piece.

Ia pun mengaku belum dapat memastikan pria itu apakah prajurit TNI atau bukan.

"Dari Kodam tidak ada instruksi apa-apa. Jangan sampai ngaku-ngaku, kecuali jelas pakaian loreng dengan identitas nama dan sebagainya," jelas Gatot 

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto yang hendak dikonfirmasi belum memberikan keterangan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved