Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bukan Tarif Parkir, Ini Fakta di Balik Jukir Viral di Makassar

Viral jukir dikejar warga di Jl Baruga Raya Makassar. Ternyata bukan soal tarif parkir, melainkan persoalan rumah tangga.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com
VIRAL MAKASSAR - Tangkapan layar unggahan akun Instagram makassar_iinfo saat jukir dikejar warga Jl Baruga Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan saat AR (52) diamankan di Polsek Manggala.    

Ringkasan Berita:
  • Seorang jukir viral dikejar warga Jl Baruga Raya Makassar karena membawa pisau. Awalnya dikira masalah tarif parkir, ternyata dipicu persoalan rumah tangga. 
  • AR (52) mencari istrinya N (35) yang setahun tak pulang. Warga spontan melindungi sang istri. AR kini diamankan di Mapolsek Manggala untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
 
 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Viral di sosial media, seorang juru parkir (jukir) bersenjata pisau dikejar warga Bukit Baruga Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Perseteruan jukir dan warga itu diunggah sejumlah akun Instagram. Salah satunya @makassar_iinfo.

Dalam rekaman video, beberapa warga berusaha menyerang sang jukir yang membawa pisau dapur.

Warga menyerang sang jukir menggunakan balok, bambu hingga lemparan batu.

Di beberapa unggahan, sang jukir disebut diduga meminta tarif lebih hingga membuat warga kesal.

Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'longan yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.

Peristiwa itu kata Semuel To'longan terjadi di Jl Baruga Raya, Antang, pada Rabu (25/3/2026)

Hanya saja kata dia, perseteruan terjadi bukan karena persoalan tarif parkir.

Melainkan persoalan pribadi sang jukir berinisial AR (52) yang mencari keberadaan istrinya berinisial N (35).

"Jadi kronologinya, awalnya AR pergi mencari istrinya yang sudah setahun tidak pulang pulang ke rumah," kata Semuel.

Saat mendapati sang istri di lokasi parkir itu, lanjut Semuel, N lari ketakutan ke tengah kerumunan warga dan meminta tolong.

"Istrinya lari ke tengah masyarakat untuk meminta tolong dan masyarakat dengan spontan membantu istrinya yang dikejar oleh suaminya," terangnya.

Adapun alasan N tak pulang-pulang ke rumah, kata Semuel lantaran dirinya menikahkan putrinya tanpa persetujuan AR.

"AR mengamuk karena dendam dengan istrinya disebabkan karena menikahkan anak perempuan tanpa seijin pak Arifin dan tidak pulang kerumahnya selama setahun," bebernya.

AR lebih tersulut emosi lagi lantaran curiga istrinya telah bersama pria lain.

"AR juga cemburu sama istrinya karena tidak pernah pulang kerumah selama setahun dan dicurigai oleh suaminya karena ada lelaki lain selain dirinya sehingga mencari istrinya dengan emosi," ungkap Semuel.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AR kini diamankan di Mapolsek Manggala.(*)

 
 
 

 
 
 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved