Imigrasi Makassar
21 WNA Dideportasi dari Sulsel, Termasuk Investor Jepang
Imigrasi Makassar telah mendeportasi 21 WNA sejak Januari–Juli 2025. Paling banyak dari India, Malaysia, dan Jepang.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Kepala Kanwil Imigrasi Sulsel, Friece Sumolang, hadir saat apel siaga operasi di Kantor Imigrasi Makassar, Selasa (15/7/2025).
Friece menegaskan operasi dilakukan secara nasional dan serentak hingga tingkat daerah, termasuk di Gowa dan Maros.
“Untuk di SulSel ini, khususnya di Imigrasi Makassar, ada dua tempat yang akan dituju. Dalam hal ini dua kabupaten yakni Kabupaten Gowa dan Maros,” ujarnya.
Operasi juga menyasar tempat tinggal pengungsi dan community house di wilayah kerja Rudenim.
Friece menegaskan penegakan hukum keimigrasian harus humanis dan terukur.
“Bahwa orang asing yang ada di Indonesia, khususnya di Sulsel ini, di Makassar, harus patuh dan taat dengan aturan-aturan yang ada. Bila ada terjadi pelanggaran, maka imigrasi akan melakukan penegakan hukum secara terukur, tepat sasaran, dan humanis,” tuturnya. (*)
| Ternyata WNA China Coba Ajukan Paspor Indonesia, Kabur Saat Dicek Imigrasi |
|
|---|
| Pembentukan Kantor Imigrasi di Bone, Bantaeng, Toraja Dipaparkan di Hadapan Wamen Silmy Karim |
|
|---|
| Tahukah Anda? Permintaan Paspor Umrah dan Wisata Bagi Warga Sulsel Tetap Tinggi Meski Ada Efisiensi |
|
|---|
| Peserta Forum Komunikasi Pengguna Layanan Publik Imigrasi Makassar Puji Layanan 'Eazy Passport' |
|
|---|
| WNA di Maros dan Gowa Disisir Imigrasi, Siapa Melanggar? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-07-19-IMIGRASI-MAKASSAR.jpg)