Imigrasi Makassar
Pembentukan Kantor Imigrasi di Bone, Bantaeng, Toraja Dipaparkan di Hadapan Wamen Silmy Karim
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, S.H., M.H memaparkan capaian kinerja serta rencana
TRIBUN-TIMUR.COM - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, S.H., M.H memaparkan capaian kinerja serta rencana strategis penguatan layanan keimigrasian di hadapan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim.
Pemaparan itu berlangsung dalam pertemuan konsultasi dan koordinasi di kantor Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi antara Kantor Wilayah Imigrasi Sulawesi Selatan dengan jajaran pusat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, pengawasan, dan penegakan hukum keimigrasian di wilayah.
Dalam pemaparannya, Kakanwil menyampaikan berbagai capaian kinerja sepanjang 2025, mulai dari pelayanan keimigrasian, penerbitan paspor bagi warga negara Indonesia, izin tinggal bagi warga negara asing, hingga realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan penegakan hukum keimigrasian.
Selain evaluasi kinerja, Kakanwil juga memaparkan rencana strategis tahun 2026, di antaranya penguatan layanan keimigrasian berbasis digital, peningkatan pengawasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), serta pengembangan penyuluhan hukum melalui program Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA).
Dalam kesempatan itu turut disampaikan rencana pembentukan Kantor Imigrasi Kelas III Non-TPI Tana Toraja guna memperluas jangkauan pelayanan di kawasan Toraja.
Selain itu, progres pembentukan Kantor Imigrasi Kelas III Non-TPI Bone dan Bantaeng juga dipaparkan, termasuk kesiapan sarana prasarana serta dukungan pemerintah daerah.
Kakanwil juga melaporkan rencana pengadaan lahan untuk pembangunan Kantor Wilayah Imigrasi Sulawesi Selatan di Makassar.
Proses tersebut telah melalui reviu Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan saat ini menunggu tahapan reviu dari Kementerian Keuangan.
Di bidang penguatan fasilitas, turut disampaikan rencana pembangunan Rumah Susun Negara bagi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare yang masih dalam tahap perencanaan, serta program rehabilitasi gedung kantor guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Penguatan sarana juga direncanakan melalui pembangunan Rumah Susun Negara bagi Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Palopo yang akan dibangun di atas lahan hibah dari Pemerintah Kota Palopo.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Kakanwil juga melakukan koordinasi dengan Direktur Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan Ditjen Imigrasi, Arief Munandar.
Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama keimigrasian serta dukungan pembinaan dengan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.(*)
| Tahukah Anda? Permintaan Paspor Umrah dan Wisata Bagi Warga Sulsel Tetap Tinggi Meski Ada Efisiensi |
|
|---|
| Peserta Forum Komunikasi Pengguna Layanan Publik Imigrasi Makassar Puji Layanan 'Eazy Passport' |
|
|---|
| 21 WNA Dideportasi dari Sulsel, Termasuk Investor Jepang |
|
|---|
| WNA di Maros dan Gowa Disisir Imigrasi, Siapa Melanggar? |
|
|---|
| Keunggulan Paspor Merah Putih yang Baru Diluncurkan Ditjen Imigrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Kantor-Wilayah-Direktorat-Jenderal-Imigrasi-Sulawesi-Selatan-Friece-Sumolang-1-1332026.jpg)