Opini Ramadhan
Beramal dengan Sadar
Sehingga ibadahnya baik di dalam bulan suci Ramadhan atau di luar bulan suci Ramadan tetap akan dilakukan dengan kuantitas disertai kualitas.
Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa manusia itu sesungguhnya tidur, Kapan dia sadar setelah kematian datang.
Jangan sampai kita melakukan amal ibadah akan tetapi dilakukan dengan tidak sadar.
Maka itu sama halnya kita melakukan ibadah seperti mimpi. Nanti ketika kita masuk ke liang lahat baru kita sadar ternyata amalan yang tidak dapat selama ini hanya hampa mimpi.
Kenapa karena amal ibadah yang kita lakukan tidak dilakukan dengan sadar atau tidak karena terikat kalbu kita dengan Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Besar, kebesaran Allah tidak bisa meliputi jagat raya.
Maka dalam diri manusia ada tempat bagi Allah yaitu Qalb di sinilah ketika dibacakan ayat suci Alquran.
Maka bukan hanya angkasa yang bergetar akan tetapi orang bergetar hatinya sebagaimana firman Allah dalam Alquran Semoga kita termasuk orang yang melakukan amal dengan sadar bukan ilusi dan bukan mimpi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sabaruddin-LC-43.jpg)