Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kejar Pahala di Akhir Ramadhan, Ini Keistimewaan Sholat Tarawih Malam ke-28

Malam ini akan menjadi pelaksanaan salat tarawih ke-28, yang termasuk dalam fase akhir Ramadhan yang penuh keutamaan.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
DOK TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ABDIWAN
SHOLAT TARAWIH - Ilustrasi Sholat Tarawih. Sholat Tarawih dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan, termasuk sholat tarawih malam ke-28 Ramadhan. 

Ringkasan Berita:
  • Umat Islam telah memasuki hari ke-27 Ramadhan 1447 H, sehingga malam ini merupakan pelaksanaan salat tarawih ke-28.
  • Salat tarawih sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW dan memiliki pahala besar, terutama jika dikerjakan berjamaah.
  • Mengetahui keutamaan tarawih, khususnya malam ke-28, dapat meningkatkan semangat ibadah di penghujung Ramadhan.

 

TRIBUN-TIMUR.COM - Memasuki Selasa, 17 Maret 2026, umat Islam telah berada di hari ke-27 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. 

Artinya, malam ini akan menjadi pelaksanaan salat tarawih ke-28, yang termasuk dalam fase akhir Ramadhan yang penuh keutamaan.

Di penghujung bulan suci ini, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah, termasuk salat tarawih. 

Mengetahui keutamaan tarawih menjadi salah satu cara untuk menambah motivasi, terutama di malam-malam terakhir yang sarat keberkahan.

Salat tarawih sendiri sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW, baik dikerjakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. 

Ibadah ini memiliki pahala yang besar, bahkan disebutkan bahwa melaksanakannya secara berjamaah bernilai seperti menghidupkan satu malam penuh dengan ibadah.

Lalu, apa saja keutamaan yang bisa diraih dari pelaksanaan salat tarawih pada malam ke-28 Ramadhan?

Baca juga: Keutamaan Sholat Tarawih Malam ke-27 Ramadhan: Dimudahkan Lewat Jembatan Shiratal Mustaqim

Keutamaan Sholat Tarawih Malam ke-28

Setiap malam, sholat tarawih memiliki keistimewaan tersendiri.

Keutamaan Sholat Tarawih dan Qiyamul Lail di malam hari Bulan Puasa Ramadhan ini satu diantaranya dijelaskan dalam Hadist Rasulullah Nabi Muhammad SAW.

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a berikut ini:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:

“Barangsiapa melakukan Qiyam Ramadhan (sholat Sunnah di malam hari pada Bulan Ramadhan) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved