Opini
Bijak Mengartikan Verboden voor Honden en Inlanders dari Prabowo
Kalimat yang disampaikan Prabowo itu dikutip sebagai berikut: “Saudara-saudara sekalian, dengan demikian kita ingin menjadi sahabat semua negara.
Oleh: Riswan Abu Sultan
Pemerhati Indonesia Belanda
TRIBUN-TIMUR.COM - PRABOWO Subianto dalam pidato pelantikannya sebagai Presiden Republik Indonesia kedelapan di Gedung MPR DPR 20 Oktober 2024 menyinggung sebuah kalimat dalam bahasa Belanda yang pernah dilihatnya di sebuah kolam renang di tahun 1978 di Manggarai.
Kalimat itu berbunyi “Verboden voor honden en inlanders”.
Kalimat yang disampaikan Prabowo itu dikutip sebagai berikut: “Saudara-saudara sekalian, dengan demikian kita ingin menjadi sahabat semua negara. Tapi kita punya prinsip.
Prinsip kita adalah prinsip anti penjajahan, karena kita pernah mengalami penjajahan. Kita anti penindasan, karena kita pernah ditindas. Kita anti rasialisme, kita anti apartheid, karena kita pernah mengalami apartheid.
“Waktu kita dijajah, bahkan kita digolongkan lebih rendah dari anjing. Banyak prasasti-prasasti dan marmer, banyak papan-papan di mana disebut ‘Honden en Inlander Verboden.
Saya masih lihat, saya masih lihat prasasti di kolam renang Manggarai tahun ’78, ‘Honden en Inlander Verboden’.
Terjemahannya ke Bahasa Indonesia
Dalam bahasa Belanda kalimat itu artinya ‘Dilarang masuk untuk anjing-anjing dan pribumi’.
Konon ceritanya kalimat semacam itu kerap terlihat di tempat-tempat keramaian yang biasanya hanya boleh dikunjungi oleh orang Belanda atau Eropa di era Hindia Belanda.
Tulisan verboden voor honden en inlanders marak ditemui pada gedung-gedung maupun fasilitas mewah yang kerap digunakan oleh bangsa Belanda saat masa penjajahannya di Indonesia untuk sekedar ngobrol-ngobrol sambil minum-minum.
Tempat itu dinyatakan eksklusif bagi komunitas elit Eropa atau Belanda.
Sedangkan pribumi, istilah untuk orang asli Indonesia saat itu, tidak boleh memasuki tempat tersebut. Padahal tempat itu berdiri di Tanah Air.
Sayangnya, keberadaan foto, papan atau prasasti yang bertuliskan Verboden honden en indlanders tidak bisa ditemukan. Tidak ada bukti yang tersimpan di museum-museum lokal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Riswan-Abu-SultanPemerhati-Indonesia-Belanda.jpg)