Utang Pemprov Sulsel Sisa Rp93 Miliar, BKAD Pede Lunasi di 2024
Hal ini disampaikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel Salehuddin.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
Nantinya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanjan Daerah (APBD) 2025, akan memuat utang DBH tahun 2024.
"DBH 2025 tetap dianggarkan full itu, 12 ditambah kurang bayar tahun ini," ujarnya.
Terkait APBD 2025, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Prof Zudan sudah mengungkapkan rancangan 'APBD Sehat'.
Konsep APBD Sehat ini menurutnya akan menjaga stabilitas keuangan Pemprov.
Bahkan, APBD Sehat ini sudah mulai diterapkan dalam APBD perubahan 2024.
"Kita sedang mendesain APBD yang sehat, itu dibutuhkan untuk mendesain provinsi yangs sehat," jelas Prof Zudan.
Prof Zudan mengaku efisiensi anggaran dibutuhkan.
Salah satunya terkait aktivitas yang bisa dilakukan secara daring, akan didorong memanfaatkan aplikasi digital.
Misalkan, apel pagi yang bisa dilakukan melalui zoom.
Hal ini menurutnya bisa lebih mengefisiensi anggaran.
"Rapat-rapat, bisa kita buat lebih efektif. Misalnya 12 kali rapat di hotel kita selesaikan 6 kali. Kemudian rapat misalnya harus bertemu seperti apel pagi, kita rubah dengan zoom. Jadi orang-orang tidak perlu mengeluarkan waktu, beli bensin, kantor di Pemprov tidak satu tempat," katanya.
Konsep APBD Sehat pun akan diterapkan pada tahun anggaran 2025.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-BKAD-Sulsel-Salehuddin-dere.jpg)