Wamendagri: Kepala Daerah Jangan Hanya Mengeluh
Ia meminta para pemimpin daerah mampu menjawab dinamika yang terjadi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.
TRIBUN-TIMUR.COM - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto (53) meminta agar kepala daerah tidak hanya mengeluh dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia meminta para pemimpin daerah mampu menjawab dinamika yang terjadi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.
Disampaikan dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4/2026).
“Dan hari ini juga kita meminta agar para kepala daerah itu bisa menjawab tiga tantangan,” ujarnya.
Bima menjelaskan, tantangan pertama adalah di tingkat lokal.
Kepala daerah harus mampu menjawab tuntutan konstituen, pemilih, serta kebutuhan masyarakat di wilayahnya masing-masing.
Sementara di tingkat nasional, kepala daerah dituntut untuk mengawal program-program prioritas pemerintah, termasuk Asta Cita yang menjadi arah pembangunan nasional.
“Karena otonomi daerah itu ditegaskan dalam poin ketujuh dari Asta Cita, demikian juga dalam RPJMN kita 2025–2029,” jelasnya.
Adapun tantangan ketiga berasal dari dinamika global, khususnya geopolitik turut memengaruhi kebijakan dan arah pembangunan di daerah.
“Tidak mudah bagi kepala daerah hari ini berselancar dan memastikan bahwa otonomi daerah bersanding dengan tiga tantangan tadi,” kata Bima.
Meski demikian, ia meyakini banyak kepala daerah mampu menghadapi bahkan menaklukkan berbagai tantangan tersebut.
Ia menilai, sejumlah kepala daerah justru mampu memanfaatkan situasi sulit menjadi peluang.
“Ada kepala daerah yang tidak hanya berkeluh kesah dalam menghadapi masalah, tapi menjemput untuk kemudian mengelola menjadi berkah,” katanya.
Bima pun mengaku bangga terhadap kepala daerah yang berhasil menunjukkan kinerja baik.
Berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah lainnya.
| Makassar Kota Tata Kelola Terbaik |
|
|---|
| Penyebab Makassar Tembus Predikat Pemerintahan Berkinerja Tinggi, Ungguli Banyak Kota Besar |
|
|---|
| Satu-satunya dari Sulsel, Makassar Diakui sebagai Kota dengan Tata Kelola Terbaik |
|
|---|
| Munafri Tantang Kormi Makassar Gelar Event Sebulan Sekali |
|
|---|
| Wali Kota Makassar Naik Sepeda Pantau Jumat Bersih RT/RW Ujung Tanah dan Wajo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Wakil-Menteri-Dalam-Negeri-Bima-Arya-Sugiarto-34554.jpg)