Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

PSM Makassar DItekuk Bali United, Ahmad Amiruddin: Semua yang Direncanakan Buyar!

PSM Makassar takluk 0-2 dari Bali United lantaran bermain dengan 10 pemain setelah Yuran Fernandes dikartu merah.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Official PSM Makassar
KARTU MERAH - Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin saat konferensi pers usai melawan Bali United pada pekan 20 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (27/4/2026) malam. Ahmad Amiruddin menyebut, kartu merah cepat didapat Yuran Fernandes membuyarkan rencana PSM Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PSM Makassar pulang dengan tangan kosong dari lawatan ke markas Bali United pada pekan 30 Super League 2025/2026.

PSM Makassar harus mengakui keunggulan Bali United 0-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (27/4/2026) sore.

Dua gol bersarang ke gawang PSM Makassar dicetak oleh Diego Campos di menit 17 dan Irfan Jaya pada menit 79. 

Bali United berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menaklukkan PSM Makassar.

Tim Juku Eja harus bermain dengan 10 orang sejak menit kelima.

Sang kapten Yuran Fernandes diganjar kartu merah langsung oleh wasit Muhammad Nazmi.

Wasit asal Malaysia memberikan kartu merah setelah mengecek video assistant referee (VAR).

Tekel Yuran Fernandes saat berebut bola dengan pemain Bali United Yachida Teppei dianggap berbahaya.

Baca juga: Hasil Akhir Bali United vs PSM Makassar 2-0, Juku Eja Tertahan di Posisi 14 Klasemen Super League

PSM MAKASSAR - Pemain PSM Makassar Luka Cumic menendang bola saat melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (27/4/2026) sore. Bali United 2-0 PSM Makassar.
PSM MAKASSAR - Pemain PSM Makassar Luka Cumic menendang bola saat melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (27/4/2026) sore. Bali United 2-0 PSM Makassar. (Official PSM Makassar)

Kaki Yuran Fernandes mengenai betis Yachida.

Sepanjang laga, Bali United mendominasi pertandingan.

PSM Makassar lebih banyak bertahan dan hanya andalkan serangan balik cepat. 

Namun, usaha tersebut tak berbuah hasil. Kekalahan harus diterima Juku Eja. 

Akibatnya, PSM Makassar tertahan di peringkat 14 dengan 31 poin.

Sementara Bali United naik ke posisi tujuh dengan 45 poin.

Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengatakan, kartu merah cepat menjadi titik balik merusak rencana telah disusun melawan Bali United

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved