Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Buruh

1 Mei Ribuan Buruh Makassar Diprediksi Turun ke Jalan, 1.200 Polisi Siaga

Beberapa serikat pekerja juga disebut telah memasukkan surat pemberitahuan aksi (SPA) secara resmi ke Polrestabes Makassar.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Istimewa/Polrestabes Makassar
HARI BURUH - Puluhan personel Polrestabes Makassar siaga di bawah flyover persiapan mengawal unjuk rasa, beberapa hari lalu. Polisi siagakan 1.200 personel antisipasi demo hari Buruh 1 Mei 2026 di Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ribuan buruh di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diprediksi bakal turun ke jalan pada peringatan May Day, Jumat (1/5/2026)

May Day atau hari buruh internasional, momentum tahunan buruh yang diperingati tiap 1 Mei.

Hari Buruh Internasional pada 1 Mei di Indonesia berakar dari perjuangan hak pekerja sejak era kolonial (1918).

Gerakan ini sempat dilarang pada Orde Baru atau Presiden Soeharto.

Namun, pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kembali diperbolehkan dan ditetapkanlah sebagai hari libur nasional mulai 2013.

Hari ini diperingati sebagai aksi menuntut kesejahteraan buruh dan jam kerja manusiawi.

"Rencana aksi ada. Kami masih dalam konsolidasi. InsyaAllah Besok baru bisa fiks-kan berapa estimasi dari aliansi kami," kata Ketua DPRD Serikat Pekerja Nasional (SPN), Salim Samsuri kepada tribun, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Berburu di Hari Buruh

Terpisah, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengaku telah menyiapkan personel pengamanan.

Bahkan Arya, mengaku telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur pemerintah dan pimpinan DPRD Sulawesi Selatan.

"Hari ini saya juga baru saja menghadiri FGD atau workshop bersama-sama dengan ibu Ketua DPRD Provinsi (Andi Rachmatika Dewi)," ujar Arya saat di kantornya, Minggu (26/4/2026).

Dijelaskan Arya, komunikasi lintas sektor penting dilakukan guna memastikan kesiapan seluruh pihak menghadapi agenda tahunan tersebut.

Selain menyiapkan pengamanan aksi unjuk rasa, polisi juga mengapresiasi sejumlah kegiatan sosial yang dilakukan kelompok buruh menjelang May Day.

Beberapa agenda yang digelar di antaranya donor darah dan bakti sosial. Kegiatan tersebut dinilai memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

"Jadi dari para buruh, dari SPSI juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang positif," ujar Arya.

Arya menganggap hal itu menunjukkan bahwa peringatan Hari Buruh tidak selalu identik dengan demonstrasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved