Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 2024

Masjid Tertua di Maros, Urwatul Wutsqa Dipakai Salat Jumat Pertama Tahun 1856

Masjid dengan warna hijau putih itu berdiri kokoh di Kelurahan Boribelayya, Kecamatan Turikale.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Abdul Azis Alimuddin
tribun.timur.com/nurul hidayah
Suasana Masjid Urwatul Wutsqa, Maros, Kamis (21/3/2024). Masjid tertua di Maros ini dibangun pada 1856 Masehi. 

TRIBUN-MAROS.COM, MAROS - Masjid Urwatul Wutsqa adalah masjid tertua di Maros.

Masjid dengan warna hijau putih itu berdiri kokoh di Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale.

Masjid ini dulunya hanya langgar.

Lokasinya hanya beberapa meter dari Bola LoppoE Turikale atau Istana Karaeng Turikale.

Salah satu pengurus, Muhammad Riza mengatakan Masjid ini dibangun pada 1852 oleh Karaeng Turikale keempat, Syekh Abdul Kadir Jaelani.

Baca juga: Tentang Masjid Tua Tosora dan Sejarah Masuknya Islam di Kabupaten Wajo

“Awalnya itu dibangun tanggal 05 Oktober 1854, namun pembangunan permanennya itu pada tahun 1861,” katanya.

Baca juga: Sejarah Berdirinya Masjid Lailatul Qadri, Masjid Tertua di Barru

Nama Urwatul Wutsqa berarti tali yang tak terputus.

“Nama itu berdasarkan tarekat yang dijarakan oleh karaeng Turikele keempat, yakni Khalwatiyah Sammang,” tambahnya.

Masjid yang memiliki 21 pintu ini memiliki ciri khas pada makam kerajaan dan mimbarnya.

Masjid ini memang terdapat kompleks pemakanan Karaeng Turikale dan keluarganya.

Sudah ada puluhan makam yang hingga saat ini masih sering diziarahi oleh keturunan keluarga raja.

Baca juga: Masjid Besar Nurul Hilal Dato Tiro Bulukumba Kini Berusia 421 Tahun, Peninggalan Ulama Minangkabau

Tak hanya itu diatas mimbar masjid juga terdapat ormanen nanas.

Baca juga: Sejarah Masjid Jami’ Nurul Mu’minin Berdiri 1825, Mulanya Hanya Tempat Persinggahan Raja Gowa

Ornamen nanas tersebut memiliki arti dapat tumbuh dimana-mana.

“Juga dihubungkan dengan misi kerajaan sebagai pengembang agama islam,” ujarnya.

Ia menyebut kontruksi ornamen nanas ini sempat mengalami perubahan pada tahun 80 an.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved