Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Prof Marwan Mas Meninggal

Sosok Orang Berjasa Hidup Marwan Mas Hingga Raih Gelar Profesor, Ditinggal sang Ayah Usia 9 Tahun

Baharuddin salah satu orang yang berjasa dalam hidup Prof Marwan Mas hingga meraih gelar guru besar.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
Tribun-Timur.com
Suasana rumah duka Prof Marwan Mas di Dusun Timbula, Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontotiro, Bulukumba, Minggu (5/2/2023)/  

Kabar duka ini sontak mengejutkan akademisi Sulsel.

Prof Marwan Mas dikenal sebagai sosok begitu dekat dengan forum diskusi.

Terutama, dalam keterlibatannya di Forum Dosen.

Koordinator Forum Dosen Adi Suryadi Culla mengenang Prof Marwan sebagai sosok yang lantang dalam berpendapat.

"Beliau itu di forum dosen sering muncul sebagai salah satu anggota kritis. Beliau kalau mengemukakan pandangan objektif dan blak-blakan. Tidak segan mengeluarkan kritik ke teman di Forum Dosen atau sesama aktivis," ujar Adi Suryadi Culla usal melayat di rumah duka.

"Apalagi yang berkaitan penyimpangan dalam tata kelola negara. Pasti dia kritik secara tajam. Pejabat daerah sampai pusat. Pandangan tajam, kritis, objektif dan Blak-blakan," lanjutnya.

Dalam berpendapat, Prof Marwan Mas dinilai sangat berpihak masyarakat menumpas ketidakadilan.

Olehnya, Prof Marwan Mas dicap sebagai intelektual organik.

"Beliau termasuk sebagai intelektual organik itu karena keberpihakan ke masyarakat akan ketidakadilan, kemiskinan," jelas Adi Suryadi Culla

"Itu menunjukkan dia seorang intelektual, tidak hanya ilmuwan. Kalau ilmuwan mungkin hanya melihat dari segi profesionalitas akademik saja dengan perangkat metode ilmiah. Tapi peran sebagai intelektual saat ini begitu sulit ditemukan integritas,konsistensi dan komitmen sosial," sambungnya.

Selama ini, Prof Marwan Mas begitu aktif ikut berdiskusi dengan forum dosen.

Terakhir kali, Prof Marwan ikut diskusi akhir tahun secara daring.

"Beliau itu anggota forum dosen sangat aktif. Terakhir itu, dia ikut di edisi akhir tahun. Saya undang ini, beliau sempat balas alhamdulillah," ujar Adi Suryadi Culla memperlihatkan chat whatsapp pribadinya

"Waktu dialog akhir tahun setelahnya saya kasih undangan forum dosen bareng Andi Suruji tapi beliau sudah tidak sempat hadir," tutupnya

Adi Suryadi Culla pun mengaku dunia pendidikan Sulsel telah kehilangan sosok intelektual sejati.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved