Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sebulan, Empat Warga Bulukumba Tewas Tenggelam di Sungai

Empat warga Bulukumba tewas tenggelam di sungai dalam sebulan. Dua anak-anak, dua dewasa dengan gangguan jiwa. BPBD imbau pengawasan keluarga.

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
BPBD BULUKUMBA
EVAKUASI KORBAN TEWAS – Petugas mengevakuasi Jumardi, warga Desa Garanta, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba, Selasa (19/8/2025). Korban ditemukan tewas di Sungai Lembang setelah dilaporkan hilang dari rumahnya 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, merilis data warga tewas tenggelam di sungai selama sebulan terakhir, Kamis (21/8/2025).

Total korban sebanyak empat orang.

Dua di antaranya anak-anak berusia 12 tahun, dua lainnya orang dewasa dengan gangguan jiwa.

“Sebulan terakhir ini ada empat warga Bulukumba tewas di sungai, dua anak-anak dan dua orang dewasa,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Penanggulangan Bencana BPBD Bulukumba, Muh Hamka.

Korban dewasa diketahui mengalami gangguan jiwa. Sementara kasus terbaru terjadi Rabu (20/8/2025), melibatkan anak-anak.

Hamka mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan mengawasi anggota keluarga.

“Penting dilakukan pengawasan terhadap anggota keluarga kita baik yang sedang mengalami gangguan jiwa maupun anak-anak,” kata Hamka.

Saat ini anak-anak di Bulukumba kerap bermain dan berwisata di sungai, terutama saat musim kemarau.

Sebagian dibiarkan bermain bersama teman-temannya tanpa pengawasan.

Bulukumba memiliki sejumlah sungai besar dengan arus deras.

Hulu sungai berada di kaki Gunung Lompobattang dan bermuara di pantai.

Terpisah, pegiat sosial Bulukumba, Andi Abdul Karim, berharap Dinas Sosial memberi perhatian khusus kepada warga dengan gangguan jiwa.

“Harapan kita agar tidak menimbulkan masalah sosial, pihak terkait berperan melakukan penanganan khusus,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah kasus melibatkan orang dengan gangguan jiwa di Bulukumba

Andi Abdul Karim berharap pemerintah menyiapkan penanganan serius, termasuk kamar khusus di rumah umum Bulukumba. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved