Rekam Jejak Kombes Dodi Rahmawan, Tangkap 65 Kg Sabu Sepanjang 2022 di Sulsel, Dulu Amankan Bom

Januari hingga September 2022 terhitung ada 2.114 tersangka dan 65 kilogram dibekuk Dir Narkoba Polda Sulsel

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM/Muh Sauki
Penampakan barang bukti tangkapan narkoba Polda Sulsel. Tak cukup satu tahun, Ditresnarkoba Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menghentikan peredaran laju narkoba sebanyak 1.564 kasus, Selasa (20/9/2022). 

Pada Selasa 15 Maret 2011, publik dihebohkan dengan peristiwa di Kantor Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur.

Saat itu kantor tersebut menerima paket misterius.

Paket berisi buku ditujukan pada aktivis pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla.

Polisi yang menerima laporan dengan sigap mendatangi lokasi.

Kala itu Kombes Pol Dodi Rahmawan masih bertugas sebagai Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur.

Kombes Dodi Rahmawan berinisiatif membuka paket menggunakan pisau cutter.

Nahas bagi Kombes Dodi Rahmawan.

Paket buku itu berisi bom dan meledak sekitar pukul 16.00 WIB.

Kombes Dodi Rahmawan tak bisa mengelak, hingga terluka dan telapak tangan kirinya hancur.

Meski tangan kirinya sudah diamputasi, ia tetap semangat mengabdi pada negara di lembaga kepolisian.

Hingga ia sekian kali menerima kenaikan jabatan berkat prestasi luar biasanya.

Saat kejadian, pangkat Dodi baru Komisaris Polisi atau Kompol.

Sekarang, pangkatnya sudah naik menjadi Komisaris Besar atau Kombes.

Kombes Dodi Rahmawan lahir pada 27 November 1972.

Dia perwira menengah Polri yang sejak 17 Desember 2021 menjabat sebagai Dirresnarkoba Polda Sulsel.

Dodi merupakan lulusan Akpol 1995.

Kombes Dodi Rahmawan berpengalaman dalam bidang reserse.

Jabatan terakhir perwira Polri asal Jember ini adalah Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri.

Sebelumnya, ia pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur.

Kemudian sebagai Kabag Wasidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada 2011.

Lalu sebagai Kanit Resertanit Narkotik Sub Dittipidnarkoba Polri.

Ia kemudian menjadi Kapolres Aceh Tengah pada 2014 lalu, Wadirreskrimsus Polda Sumbar pada 2016.

Kemudian Kasiagaops A Rodalops Sops Polri dan pada 2019 sebagai Dirresnarkoba Polda Sulteng.

Kombes Dodi Rahmawan juga perna sebagai Dirreskrimum Polda Bali pada 2020.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved