Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Akhlak dan Ikhtiar Pembentukan Karakter Menuju Keunggulan Korporasi BUMN

Penetapan Akhlak sebagai core value BUMN tersebut bersamaan dengan acara perubahan logo dan slogan Kementerian BUMN.

Editor: Arif Fuddin Usman
indozone
Kementerian BUMN // Akhlak dan Ikhtiar Menuju Keunggulan Korporasi BUMN 

Akhlak dan Ikhtiar Menuju Keunggulan Korporasi BUMN

Oleh: Amril Taufik Gobel*

TRIBUN-TIMUR.COM - Pada Hari Rabu (1/7/2020) bertempat di halaman kantor Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir mencanangkan secara resmi Core Value BUMN : Akhlak, yang merupakan akronim dari amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Penetapan Akhlak sebagai core value BUMN tersebut bersamaan dengan acara perubahan logo dan slogan Kementerian BUMN.

Amril Taufik Gobel
Amril Taufik Gobel (dok pribadi)

Nilai-nilai utama yang menjadi pilar “Akhlak” ini diharapkan menjadi identitas dan perekat budaya kerja BUMN yang menjadi dasar pembentukan karakter SDM di lingkungan BUMN serta penerapannya wajib dilakukan oleh seluruh BUMN dan perusahaan afiliasi terkonsolidasi lainnya.

Implementasi Core Value “Akhlak” ini tentu tidak terlepas dari spirit inovasi dan pembaharuan yang telah dilaksanakan secara intens oleh Kementerian BUMN dibawah pimpinan Erick Tohir. Mulai dari reformasi birokrasi, penyederhanaan struktur organisasi hingga restrukturisasi proses bisnis dalam upaya memperkuat tata Kelola perusahaan (Good Corporate Governance) yang berkesinambungan.

Baca juga: Lowongan Kerja BNI 2020 BUMN, Link Resmi Klik Ini, Awas Penipuan! Cek Syarat dan Tunjangan, Gaji?

Baca juga: BLAK-BLAKAN Erick Thohir Menteri BUMN ke Karni Ilyas, Banyak Titipan Bukan Hanya dari Jokowi

Nilai-nilai luhur yang menjadi pilar utama “Akhlak”menjadi landasan moral untuk bergerak dan bertindak. Lanskap dunia saat ini telah berubah dengan begitu cepat. Perubahan pola interaksi di masyarakat kontemporer dipicu oleh kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang tumbuh signifikan. 

Ekononom Hermawan Kartajaya Dalam bukunya berjudul, “Marketing For Turn Around” (Gramedia,2012), menulis setidaknya ada 3 Perubahan Global (Global Shift) tak terhindarkan yang sedang terjadi di dunia saat ini. Yang pertama adalah dari Eksklusif menuju Inklusif. Dengan teknologi, semua orang, organisasi, perusahaan dan negara bisa melihat peluang baru diluar teritorinya.

Saat ini orang terbebas dari sekat-sekat fisik dan geografis untuk terkoneksi dengan orang lain. Kemajuan, inovasi dan konvergensi dalam sains dan teknologi makin mengaburkan tembok antar industri. Keterhubungan itu juga membuat industri-industri tersebut makin inklusif dan transparan.

Yang kedua adalah perubahan vertikal ke horizontal. Sebelum era internet, arus informasi mengalir dari sumber-sumber media arus utama. Sekarang, informasi bisa datang dari mana saja. Bahkan, orang saat ini tidak hanya menjadi pengonsumsi informasi secara pasif, tapi juga aktif sebagai produsen informasi itu sendiri.

Arus horizontalisasi ini juga membuat lanskap bisnis tak hanya dikuasai oleh pemain besar. Pemain baru yang kecil bermunculan untuk memperebutkan pangsa pasar.

Yang ketiga adalah dari Individual menuju sosial. Sebagai konsekuensi dari inklusivitas dan horizontalisasi, dunia dan lanskap bisnis sekarang cenderung menjadi lebih sosial. Pasar saat ini diisi oleh pemain-pemain yang bukan bermain sendiri secara individual, namun berinteraksi secara aktif bahkan membentuk komunitas dan saling berkolaborasi.

Jika ingin bertahan dalam dunia yang terus berubah secara dinamis, bahkan kerap tak terduga, maka kemampuan untuk menghorizontalkan diri, menyosialisasikan diri dan menginklusifkan diri menjadi niscaya adanya.

Core Value “Akhlak” memiliki peran besar sebagai pijakan strategis untuk beradaptasi dengan segenap perubahan yang terjadi. Setiap pilar yang ada dalam “Akhlak” berkolaborasi satu sama lain untuk menghasilkan “energi” dalam menyikapi setiap perubahan dengan tindakan yang cerdas, luwes, terukur dan inovatif.

Upaya mendefinisikan Akhlak sebagai nilai utama dari BUMN tentunya melalui proses kajian yang panjang dan komprehensif dengan menyesuaikan karakter budaya dan kearifan lokal (local wisdom) masyarakat Indonesia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved