Warga Padang Tuju Luwu Tuntut Tambang Galian C Ditutup

Mereka menuntut agar perusahaan tambang galian C yang beroperasi di daerah mereka segera dihentikan beroperasi.

Warga Padang Tuju Luwu Tuntut Tambang Galian C Ditutup
desy arsyad/tribunluwu.com
Warga Desa Padang Tuju, Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, datangi kantor DPRD Kabupaten Luwu, di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Rabu (6/11/2019). 

"Tambang tersebut sangat dekat dengan pemukiman warga. Alas hak ini penambang tidak punya lahan tambang, tapi itu adalah lahan masyarakat. Sama sekali tambang tidak memiliki lahan di Padang Tuju," kata Ismail Ishak.

Perda Pajak Burung Walet Beratkan Pengusaha di Wajo

Ismail menambahkan bahwa dari rekomendasi yang ganjal muncul dari Dinas PMP2TSP Kabupaten Luwu Terkait luas lahan tambang sekitar 22,85 hektar.

Smentara Dinas Perizinan Provinsi Sulsel, 12,69 hektar.

Kemudian ada perbedaan titik koordinat titik patok pertama di tambang itu antara Dinas Perizinan Luwu dan Dinas Perizinan Provinsi Sulsel.

Cedera Engkel Kaki Kanan Pluim Kambuh, Tak Dibawa ke Palangkaraya?

"Titik koordinatnya ada perbedaan juga, dimana dari Dinas PMTSP Luwu 11,90 derajat. Sementara, berbeda dengan titik koordinat Dinas Perizinan Provinsi Sulsel, 18,65 derajat secara detailnya ada perbedaan," jelasnya.

Ada banyaknya persolan tambang di Kabupaten Luwu namun rentan kendali sangat jauh yakni di Dinas Provinsi Sulsel, dimana yang ada di Kabupaten Luwu hanya ada Inspektur tambang.

Malam-malam, Bakal Calon Bupati Lutra Andi Rahim Temui Pengusaha di Jakarta

"Persoalan tambang yang ada di Luwu sangat banyak, namun rentan kendalinya sangat jauh. Dinas Pertambangan hanya ada di Provinsi, di Luwu hanya ada inspektur tambang. Olehnya kami meminta kepada eksekutif dan legislatif untuk memikirkan kembali beradaan dinas pertambangan,"

"Sehingga ketika ada persoalan tambang di masyarakat bisa diselesaikan secepatnya. Agar masyarakat tidak harus lagi ke provinsi," terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Luwu, Hasdir, menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti.

Warga Libureng Bone Parangi Kerabatnya Sendiri

Dan akan melakukan kajian dan peninjauan langsung ke lokasi tembang bersama OPD Terkait, Pemerintah setempat, serta masyarakat.

Halaman
1234
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved