Ada 4 Kasus Tersambar Petir hingga Tewas Terjadi Selama 3 Bulan Terakhir di Wilayah Sulsel!

Dari empat kasus tewasnya korban tersambar petir, semuanya terjadi saat hujan mengguyur wilayah tempat kejadian.

Ada 4 Kasus Tersambar Petir hingga Tewas Terjadi Selama 3 Bulan Terakhir di Wilayah Sulsel!
dok tribunnews
ilustrasi petir saat hujan deras 

TRIBUN-TIMUR.COM - Petir menjadi salah satu kejadian alam yang harus diwaspadi warga Sulawesi Selatan.

Pada tiga bulan terakhir, terdapat empat kasus petir yang menyambar dan menewaskan warga di tiga daerah di Sulawesi Selatan.

Dari empat kasus tewasnya korban tersambar petir, semuanya terjadi saat hujan mengguyur wilayah tempat kejadian.

Baca: Gegara Masalah Ini, Komisi IV DPRD Bone Panggil Kepala BPJS Kesehatan Watampone

Baca: Muhammad Amir Jadi Pelaksana Tugas Sekretaris LLDikti IX Wilayah Sulawesi dan Gorontalo

Untuk lebih jelasnya, tribun-timur.com, merangkum 4 peristiwa kejadian petir yang terjadi dan menelan korban jiwa.

1. Korban Prajurit TNI AD

Sebanyak empat prajurit TNI Angkatan Darat (AD) tersambar petir di Desa Pakatto, Kecamatan Bontomaranu, Kabupaten Gowa, Senin (14/1/2019).

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin, Kolonel Inf. Alamsyah, menjelaskan kejadian tersebut sekitar pukul 16.00 Wita setelah latihan siswa Sekolah Calon Bintara (Secaba) Prajurit Karier TNI-AD.

"Setelah latihan, korban yang merupakan pelatih ini melakukan cek akhir di lokasi latihan. Tapi karena deras hujan mereka kemudian berteduh di gubuk," ungkap Alamsyah.

"Jadi saat menunggu hujannya reda, gubuk tempat bernaung itu lalu disambar petir. Pelda Onik meninggal dan dua prajurit lainnya tidak sadarkan diri. Seorang lainnya sadar," lanjutnya.

Empat prajurit yang disambar petir, yaitu Pelda Onik, Pelda Andi Syafri, Serka Basri, dan Koptu Saiful yang mengalami luka terbakar.

Baca: Kepala BPKAD Bone: Gaji dan Tunjangan ASN Bone Tak Ada Penunggakan

Baca: Kiprah Striker PSM Makassar Eero Markkanen, Disebut Blunder Zidane di Real Madrid Musim 2014-2015

Halaman
1234
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved