Kecamatan Ini Paling Tinggi Angka Putus Sekolahnya di Bulukumba

Dinas Pendidikan (Disdik) Bulukumba, mencatat sebanyak 10.087 warga putus sekolah atau buta aksara

Kecamatan Ini Paling Tinggi Angka Putus Sekolahnya di Bulukumba
firki/tribun timur
Kadis Pendidikan Bulukumba, Akhmad Djanuaris. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dinas Pendidikan (Disdik) Bulukumba, mencatat sebanyak 10.087 warga putus sekolah atau buta aksara, hingga akhir tahun 2018.

Jumlah tersebut tersebar di seluruh kecamatan yang ada di kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi itu. Dari data yang diterima TribunBulukumba.com, jumlah buta aksara terbanyak berada di Kecamatan Bulukumpa, dengan jumlah 3.745 orang.

Baca: Penyekap Siswi SMP Asal Gowa Setubuhi Korbannya 10 Kali

Baca: Kenalan di Facebook, Siswi SMP di Gowa Ini Disekap Pemuda Nyaris Sebulan! Bagaimana Nasibnya?

Baca: Kronologi Pak Dosen Berduaan dengan Mahasiswi di Kosan Digrebek Istri & Anak, yang Terjadi Kemudian

Baca: Diungkap Robby Abbas, Hotman Paris Penasaran Segini Tarif Melaney Ricardo Jika Ikut Prostitusi Artis

Angka tersebut terdiri dari 1.974 orang usia 15-59 tahun dan 1.771 warga usia 59 tahun ke atas. Angka buta aksara kedua terbanyak disusul Kecamatan Kindang dengan total 1.893, dan Kecamatan Kajang di posisi ketiga dengan jumlah 1.171 orang.

Untuk data buta aksara di beberapa kecamatan lainnya, yakni Herlang 1.113 orang, Gantarang 961 orang, Ujung Loe 442 orang, Rilau Ale 428 orang, Ujung Bulu 174 orang, Bontotiro 100 orang, dan Bontobahari 60 orang.

Disdik Arahkan Warga Buta Aksara Ikuti Paket Sekolah Non Formal. Kepala Disdik Bulukumba, Akhmad Djanuaris, mengaku bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam mengatasi angka buta aksara di Bulukumba.

Hingga kini, pihaknya masih terus melakukan pendataan warga yang putus sekolah. Nantinya, warga tersebut bakal diarahkan untuk mengikuti pendidikan non formal, untuk mengikuti ujian paket A, B atau paket C.

"Kita target, angka tersebut akan semakin berkurang. Bahkan kita target rampung untuk pendidikan formalnya hingga 2021 mendatang," jelas Akhmad Djanuaris, Kamis (10/1/2019).

Sekadar diketahui, di Bulukumba, terdapat 349 sekolah dasar (SD) yang terdiri dari 348 sekolah negeri dan satu sekolah swasta.

Untuk SMP sebanyak 71 yang terdiri dari 63 sekolah negeri, tujuh sekolah swasta, dan satu SMP Luar Biasa.

"Untuk SMA saya tidak tahu pasti karena itu kewenangan provinsi. Tapi kalau tidak salah, 22 SMA 22 SMK," pungkas Ahmad Djanuaris

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Ridwan Kamil & Nurdin Abdullah Dilapor Gegara 1 Jari, Bandingkan Nasib Anies Baswedan yang 2 Jari

Baca: Kronologi Pak Dosen Berduaan dengan Mahasiswi di Kosan Digrebek Istri & Anak, yang Terjadi Kemudian

Baca: Eks Muncikari Robby Abbas Blak-blakan ke Hotman Paris Hutapea: 100 Artis, 50 Model, 30 Pramugari

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved