Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bone dan Wajo Jadi Prioritas KBD Tebu 2026, Petani Sambut Gembira

al itu disambut positif petani sebab mampu mengurangi ketergantungan  terhadap tengkulak dan rentenir bibit.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PETANI TEBU - Petani tebu milenial di Kecamatan Kahu, Arfandy bersama rekan saat meninjau rencana program Kebun Benih Datar (KBD) Melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan di Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Minggu (7/6/2026). Petani tebu milenial di Kecamatan Kahu, Arfandy mengaku program KBD menjadi solusi yang telah lama dinantikan petani. 

Program ini juga mendorong penguatan kelembagaan petani melalui koperasi.

Pengelolaan kebun benih diwajibkan dilakukan secara kolektif agar petani memiliki akses benih yang lebih mudah, murah, dan berkelanjutan.

Dikutip dari Tribunnews.com, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional melalui langkah pembenahan menyeluruh dari hulu ke hilir. 

Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyusun Roadmap Swasembada Gula Nasional yang menargetkan swasembada gula konsumsi pada 2028 dan swasembada total, termasuk kebutuhan industri dan bioetanol, pada 2030. 

Namun demikian, Mentan Amran menegaskan target tersebut akan diupayakan tercapai lebih cepat, seiring dorongan politik yang kuat dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.

“Kalau sistem penjualan kita benahi agar petani untung, maka mereka pasti akan terus menanam. Itu logikanya. Oleh karena itu kami juga dorong hilirisasi agar sistem distribusi dan harga lebih adil bagi petani,” ujar Mentan Amran. 

Tak hanya itu, Ia mengungkapkan bahwa ke depan pabrik gula akan dilibatkan sebagai avalis, yakni penjamin kredit, tanpa perlu agunan dari petani.

Dalam skema ini, pabrik bertanggung jawab atas kredit, sehingga semakin mempermudah akses pembiayaan bagi petani.

”Kemudian nanti pabriknya menjadi avalis. Kalau avalis tanpa jaminan. Tapi pabriknya bertanggung jawab. Nah ini memudahkan petani kita. Saya kira ini adalah kebahagiaan petani tebu seluruh Indonesia. Mereka sudah lama mengusulkan,” jelasnya.

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved