Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

7 Developer Perumahan di Wajo Siapkan Angkutan Sampah, Kelola Secara Mandiri

Bahkan, komitmen para developer perumahan tidak hanya sekeda di atas kertas alias Memorandum Of Understansing (MoU).

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal saat terima penyerahan mobil sampah dari PT Arrumiyah Cahaya Mandiri di kantor DLH Wajo, belum lama. 

TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Sebanyak 7 developer di Kabupaten Wajo, siapkan mobil pengangkut sampah bagi penghuni perumahan.

Demikian ditegaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Rabu (3/6/2026).

"Alhamdulillah, sampai saat ini sudah ada tujuh developer perumahan yang siapkan mobil pengangkut sampah di masing-masing lokasinya," kata Andi Rijal sapaanya.

Ia menuturkan, hal tersebut dilakukan usai  mengadakan pertemuan bersama Forum Komunikasi Pengembang (FKP) Developer Kabupaten Wajo, Maret lalu.

Pertemuan itu guna bagaimana developer mengelola sampah perumahan secara mandiri.

"Betul, kemarin kami sudah sepakat dan sekarang beberapa sudah terealisasi. Langkah ini jelas sebagai mitigasi dan penanganan pengelolaan lingkungan hidup," paparnya.

Bahkan, komitmen para developer perumahan tidak hanya sekeda di atas kertas alias Memorandum Of Understansing (MoU).

"Salah satunya itu dari PT Arrumiyah Cahaya Mandiri, unit mobil sampah jenis pick up Carry warna merah. Sudah beroperasi," tegasnya.

"Ada juga dari PT. Azhar Citra Karya, mulai beroperasi juga sekarang," sambung Andi Rijal.

Dengan demikian, langkah ini efektif mengurangi persoalan tumpukan sampah di kawasan pemukiman dan padat penduduk.

Sebelumnya, Andi Rijal mengungkap kebanyakan warga yang bermukim di perumahan minim tempat pembuangan sampah sementara.

"Nanti teknisnya kami gandeng semua developer perumahan. Mereka (developer) yang menyediakan kendaraan, DLH dan Kelurahan bagian operasionalnya, minimal 2 unit mobil atau motor tiga roda lah setiap perumahan," paparnya.

"Sehingga akan lebih terstruktur dan teratur pengangkutan sampah rumah tangga di setiap perumahan. Jadi, warga hanya menunggu kedatangan kendaraan pengangkut sampah, tanpa repot mencari tempat pembuangan lainnya," sambungnya.

Di sisi lain, warga perumahan Arrumiyah Residence, Ardi (34) mengaku tak perlu khawatir lokasi pembuangan sampah.

"Sebelum ada mobil sampah, saya setiap hari bawa keluar rumah. Bahkan lokasi pembuangan sangat jauh," katanya, terpisah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved