Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

6 Pos Damkar Wajo Siaga, Berikut Nomor Bisa Dihubungi

Satpol PP Damkar Wajo gencar sosialisasi mitigasi kebakaran ke sekolah, pesantren, hingga kelurahan.

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
DAMKAR WAJO - Satpol PP Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Wajo, Sulsel. Mereka aktif sosialisasi mitigasi kebakaran kepada masyarakat di tengah cuaca panas ekstrem. Edukasi dilakukan ke sekolah, pesantren, hingga kelurahan. 

Ringkasan Berita:
  • Satpol PP Damkar Wajo , Sulsel aktif sosialisasi mitigasi kebakaran ke sekolah, pesantren, dan masyarakat. 
  • Plt Kepala Satpol PP Damkar Wajo, Andi Hasanuddin, menekankan pentingnya penanganan awal dengan karung atau kain basah, pemeriksaan instalasi listrik, serta larangan membakar lahan. 
  • Surat edaran Bupati Wajo juga memperkuat langkah pencegahan. Pos Damkar disiapkan di enam lokasi untuk respons cepat.
 

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Satpol PP Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Wajo, Sulsel aktif sosialisasi mitigasi bencana kebakaran kepada masyarakat.

Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Wajo, Andi Hasanuddin, menyebut mitigasi kebakaran dimulai dari penanganan awal, seperti memadamkan api dengan karung atau kain basah.

“Betul, kami terus melakukan sosialisasi mitigasi kejadian kebakaran. Belum lama kami lakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah maupun pondok pesantren,” ujarnya kepada Tribun-Timur.com melalui telepon Whatsapp, Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan, sosialisasi akan menyasar berbagai tingkat kelurahan hingga kecamatan.

Pihaknya juga gencar mengedukasi masyarakat berdasarkan surat edaran Bupati Wajo Andi Rosman Nomor 331.1/435/Satpol PP dan Damkar tentang peningkatan kewaspadaan dan pencegahan kebakaran area perumahan dan lahan.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh camat, lurah/kepala desa, pengelola perumahan, dan masyarakat agar melakukan langkah pencegahan kebakaran.

“Kami meminta memastikan instalasi listrik sesuai standar SNI, memeriksa kabel secara berkala, mematikan kompor gas, tungku, obat nyamuk bakar, atau lilin saat meninggalkan rumah, serta mengecek selang dan regulator gas,” jelasnya.

Andi Hasanuddin juga mengimbau masyarakat menyiapkan APAR atau sarana pemadam tradisional seperti pasir dan karung goni basah.

Ia menegaskan larangan memasang portal atau hambatan jalan yang bisa menyulitkan akses armada pemadam kebakaran.

Selain itu, pihaknya juga memberikan langkah pencegahan kebakaran lahan dan hutan.

“Dilarang keras membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok menyala sembarangan, dan jangan membakar sampah terbuka tanpa pengawasan,” tegasnya.

Apabila terjadi kebakaran, masyarakat diminta segera menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat:

Pos Sengkang: 0811 4201 113

Pos Majauleng: 085 240 123 133

Pos Maniangpajo: 085 255 782 373

Pos Belawa: 085 280 800 113

Pos Pitumpanua: 082 296 685 638

Pos Bola: 082 192 800 935 / 0481 2920241. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved