Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Urus SIM Kini Lebih Cepat, Satlantas Polres Wajo Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Mereka masuk di pintu utama, sudut Jl Andi Pallawarukka Sengkang, memarkir kendaraan dengan rapi sembari mempersiapkan berkas.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
PENGURUSAN SIM - Potret warga saat antrean pengurusan SIM di Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Wajo, Jl Andi Pallawarukka, Sengkang, Senin (8/6/2026) pagi. Warga puji pelayanan SIM di Polres Maros. 

TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Inilah sejumlah fasilitas khusus saat mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Wajo.

Pantauan Tribun-Timur.com, sejak pukul 09.00 Wita, warga mulai berdatangan.

Mereka masuk di pintu utama, sudut Jl Andi Pallawarukka Sengkang, memarkir kendaraan dengan rapi sembari mempersiapkan berkas.

Salah satu pemohon SIM C atau Motor, Fiqih (20) warga Kecamatan Tempe mengaku tak bosan saat menunggu pengurusan SIM.

"Bagus tawwa, karena banyak fasilitas yang disediakan. Mulai air minum gratis, perpustakaan mini hingga ruang main bagi anak-anak," ujarnya saat ditemui Tribun-Timur.com di lokasi, Senin (8/6/2026).

Lanjut, kata dia pengurusan SIM juga tidak memakan waktu yang cukup lama.

Hanya saja, kadang terkendala jaringan dari pusat.

"Sebentar sekaliji tadi saya urus. Mendaftar jam setengah 9, selesai SIM ku itu jam 9 lewat," paparnya.

"Pelayanan juga mantap, terarah dan terstruktur," sambungnya.

Tak sampai di situ, di area Satlantas Polres Wajo, juga terdapat jasa pemasangan anti gores atau laminating.

Di situ, warga hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp10 ribu per dokumen.

Bang Yayang, penyedia jasa tersebut mengaku setiap hari memasang anti gores.

Sekira 30 sampai 50 pemilik SIM yang memakai jasanya.

"Setiap hari ramai, bisa sampai 50 SIM yang saya kerja atau pasangi lapisan plastik khusus," tuturnya, ditemui terpisah.

Jam kerja pun mengikuti jam operasional Pelayanan SIM.

"Mulai buka sesuai jam Pelayanan. Jam 8 sampai jam 3 sore," katanya.

Terlebih, saat ini warga yang mengurus SIM rata-rata umur 18 tahun.

"Kan sudah masuk ajaran baru, banyak yang masuk kuliah jadi mulai urus SIM," sebut Yayang.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved