Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pildun 2026

Warga Wajo Kecewa Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Pakai STB

Hal itu buntut Kabupaten Wajo masuk kategori blank spot atau kondisi tidak tercover sinyal komunikasi.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/M. Jabal Qubais
PILDUN 2026 - Warga Wajo saat nongkrong di Warung Bakso Aqilacious, Desa Simpursia, Kecamatan Pammana, Jumat (5/6/2026) sore. Mereka resah jika dipastikan tidak bisa nonton bareng Piala Dunia 2026 secara gratis. 

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Sejumlah warga di Kabupaten Wajo resah jika dipastikan tidak bisa nonton bareng Piala Dunia 2026 secara gratis.

Hal itu buntut Kabupaten Wajo masuk kategori blank spot atau kondisi tidak tercover sinyal komunikasi.

"Sayang sekali, tapi tidak apa-apa banyak aplikasi yang bisa di akses meskipun tidak melalui siaran TVRI," ujar Firman, kepada Tribun-Timur.com saat ditemui di Warung Bakso Aqilacious, Desa Simpursia, Kecamatan Pammana, Jumat (5/6/2026) sore.

Demikian, ia menyayangkan pemegang hak siar Piala dunia 2026 di Indonesia tak melakukan langkah antisipatif sebelumnya.

"Harusnya sih yang pegang hak siar perhatikan, ini seolah-olah kami kena intimidasi, masa daerah lain yang notabene sama geografisnya dengan Wajo tetap bisa diakses," paparnya.

Olehnya, Firman berharap ada solusi selain pembelian paket komersial secara legal.

"Tapi tidak apa-apa lah, mungkin memang wilayah kami pure blank spot," tegasnya.

Baca juga: Hampir 1 Juta Warga di Tiga Daerah Sulsel Tak Bisa Nobar Gratis Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya

Di sisi lain, Hamzah ikut berkomentar terkait nonton bareng Piala Dunia 2026.

"Aduh, kok bisa begitu. Saya juga heran padahal kalau nonton pakai  tv kabel ada siaran TVRI, kenapa hak siar Piala Dunia dihilangkan yah," ucapnya.

Sebelumnya, Warga di tiga daerah di Sulsel dipastikan tidak bisa menikmati nonton bareng Piala Dunia 2026 secara gratis.

Mereka harus memasang receiver khusus berbayar karena wilayahnya masuk kategori blank spot atau kondisi tidak tersentuh / tercover sinyal komunikasi.

Ketiga daerah tersebut yakni Toraja Utara, Soppeng, dan Sengkang (Wajo).

PIC Nobar Piala Dunia 2026 wilayah Sulsel, Firmansyah Syaiful, mengatakan penggunaan Set Top Box (STB) tidak menjadi solusi bagi wilayah yang masuk kategori blankspot.

Masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin menggelar nobar di Toraja Utara, Soppeng, dan Sengkang harus menggunakan receiver khusus yang disediakan melalui paket komersial.

“Jadi ada tiga daerah blank spot, Toraja Utara, Soppeng dan Sengkang," ujar Firmansyah saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (5/6/2026).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved