Dewan Pendidikan Sulsel Usul Mata Pelajar Bahasa Daerah Wajib di Sekolah
Pelajaran Bahasa Daerah dinilai sebagai upaya mewariskan nilai-nilai budaya lokal.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah sedang gencar mencanangkan penambahan mata pelajaran bahasa asing.
Bahasa Prancis terdepan sebab sudah diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto.
Hanya saja, dibalik wacana itu ada pelajaran bahasa yang cukup penting jadi perhatian dan tidak boleh dilupakan.
Yakni pelajaran bahasa daerah.
Sekolah saat ini banyak menyediakan pelajaran bahasa asing.
Bahasa Inggris sebagai pelajaran wajib mengingat perkembangan global menuntut penguasaan bahasa Inggris.
Sebagai pelajaran pilihan, muncul Bahasa Jerman yang sudah diajarkan disejumlah sekolah.
Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Prof Arismunandar menekankan pentingnya pelajaran Bahasa Daerah sebagai upaya mewariskan nilai-nilai budaya lokal.
Baca juga: Gubernur Sulsel Singgung Isu Calon Paskibraka Diganti karena Bahasa Daerah di Upacara Hari Pancasila
Bahasa Daerah wajib masuk dalam kurikulum Pendidikan.
"Dikemas melalui kurikulum muatan lokal," jelas Prof Arismunandar kepada Tribun-Timur.com pada Senin (8/6/2026).
Menurutnya pemerintah harus turun tangan dalam menjaga warisan bahasa daerah.
Bahkan disebutnya bisa melalui peraturan gubernur yang diteruskan ke sekolah-sekolah.
"Perlu penetapan ulang mata pelajaran muatan lokal termasuk bahasa daerah melalui peraturan Gubernur," katanya.
Dengan cara tersebut, pelajaran bahasa daerah bisa terapkan secara wajib oleh sekolah-sekolah secara berjenjang.
Terkait penambahan bahasa asing sendiri, Prof Arismunandar menyebut sejumlah hal harus dipastikan pemerintah sebelum menerapkan kebijakan tersebut.
Diantarnya terkait ketersediaan guru-guru berkompeten.
| Dari Kota untuk Pedalaman: Bantuan Al-Quran Jaga Semangat Ibadah Muallaf di Seko |
|
|---|
| DPRD Sulsel Dalami Isu Kepsek SMA Mundur Serentak, Komisi E Panggil Disdik |
|
|---|
| Jabatan Lowong Kepala SMA-SMK Bertambah, Seleksi Kepsek Dipetakan Ulang |
|
|---|
| 7 Kandidat Tunggal Ketua PKB di Sulsel, Deng Ical: Tak Ada Jaminan Petahana Terpilih |
|
|---|
| Viral Kepsek Mundur Massal, Disdik Sulsel: Tak Capai Standar Kinerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Prof-Arismunandar-jadi-pembicara-dalam-diskusi-forum-dosen-43546.jpg)