Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

'Cinta Tak Butuh Suara' Satriani dan Wai Kwan Ha Nikah Hari Ini di Wajo

Pasangan tunawicara Satriani dan WNA Cina Wai Kwan Ha menikah hari ini di Wajo. Keduanya kenal lewat Facebook, Wai Kwan Ha mualaf.  

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Sukmawati Ibrahim
Dokumen pribadi/Rusmin (kerabat Satriani)
PASANGAN TUNAWICARA- Potret undangan pernikahan pasangan tunawicara, Satriani dan WNA asal Cina, Wai Kwan Ha. Pernikahan digelar di Perumnas Attakae, Kamis (28/8/2025).   

Keluarga Satriani menyambut hangat niat baik WNA asal Cina tersebut.

“Alhamdulillah kami terima dengan baik. Bahkan kami juga sudah komunikasi dengan keluarganya Wai Kwan Ha lewat telepon dan semua sepakat menikahkan keduanya,” jelas Rusmin.

“Insyaallah hari ini akad nikahnya dan pestanya. Mohon doa restu,” tambahnya.

Baca juga: Sosok WNA Cina Masuk Islam Demi Nikahi Perempuan Wajo Sulsel

Wai Kwan Ha Masuk Islam Demi Nikahi Satriani

Proses muallaf WNA Cina, Wai Kwan Ha dipandu Imam Besar Masjid Agung Ummul Quraa, Dr. KH. Abdul Waris Ahmad, Rabu (27/8/2025).
Proses muallaf WNA Cina, Wai Kwan Ha dipandu Imam Besar Masjid Agung Ummul Quraa, Dr. KH. Abdul Waris Ahmad, Rabu (27/8/2025). (DOK PRIBADI)

Wai Kwan Ha memutuskan menjadi mualaf setelah menjalin cinta dengan Satriani, perempuan asal Wajo.

Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat dipandu Imam Besar Masjid Agung Ummul Quraa, Dr. KH. Abdul Waris Ahmad, Rabu (27/8/2025).

Pengurus Masjid Agung Ummul Quraa, Haji Muhammad Idrus, membenarkan hal tersebut.

“Iya, betul ada WNA yang kemarin diislamkan. Disaksikan langsung jemaah dan dipandu Imam Masjid. Alhamdulillah berjalan lancar,” ujar Muhammad Idrus kepada Tribun-Timur.com via WhatsApp.

Ia menyebutkan, proses tersebut sesuai dengan undangan pernikahan kedua calon mempelai.

“Pernikahannya berlangsung besok di kediaman perempuan,” paparnya.

“Kalau mempelai perempuan namanya Satriani, mereka kenalan di Facebook,” tambahnya.

Menurut informasi, Wai Kwan Ha bekerja sebagai ahli IT di salah satu perusahaan di Amerika Serikat.

“Iya, yang laki-laki itu pekerjaannya ahli IT di salah satu perusahaan di Amerika Serikat. Ke sini karena mau menikah dengan warga sini,” urainya.

Keduanya merupakan penyandang tunawicara.

“Dua-duanya tunawicara (bisu). Bahkan kemarin kami lihat mereka komunikasi satu sama lain pakai bahasa isyarat,” ucapnya.

Keluarga mempelai perempuan, Rusmin, membenarkan pernikahan akan berlangsung hari ini.

“Iya, besok menikah. Doakan semuanya berjalan lancar,” singkatnya.(*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved